Kamis, 29 Oktober 2026
IKLAN / ADVERTORIAL
Poso Raya - FDP 2026
Pendidikan & Budaya

Pertama Kali, Sumpah Pemuda Berbahasa Mori Digelar di Dalam Goa

Pertama Kali, Sumpah Pemuda Berbahasa Mori Digelar di Dalam Goa

POSO RAYA, MORUT - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Desa Wawopada, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, berlangsung berbeda. Untuk pertama kalinya, upacara bendera digelar di dalam Goa Tamano’a dengan menggunakan bahasa Suku Mori, Rabu (28/10/2026).

Mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, dan Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, kegiatan ini memadukan semangat persatuan, pelestarian bahasa daerah, serta promosi wisata alam.

Kades Wawopada, Ishak Patasik, mengatakan Goa Tamano’a dipilih bukan sekadar menghadirkan suasana upacara yang berbeda. Pemerintah Desa Wawopada ingin memperkenalkan potensi wisata setempat sekaligus mengangkat identitas budaya Mori agar dikenal lebih luas, termasuk oleh wisatawan mancanegara.

“Penggunaan bahasa Mori menjadi pengingat bahwa semangat persatuan tidak harus menghapus keberagaman. Bahasa ibu adalah bagian dari identitas yang perlu kita jaga,” ujar Ishak.

Upacara yang digagas Pemerintah Desa Wawopada itu, melibatkan organisasi kepemudaan, masyarakat adat, tokoh perempuan, budayawan, unsur pemerintah, serta anggota DPRD. Selain prosesi bendera, acara juga diisi pertunjukan tarian khas Suku Mori.

IKLAN / ADVERTORIAL
Jasa Bikin Aplikasi Web

Dijelaskan Ishak, penggunaan bahasa Mori menjadi bagian penting dari peringatan tersebut. Di tengah perkembangan zaman, bahasa daerah menghadapi tantangan untuk tetap digunakan oleh generasi muda. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mendorong kebanggaan terhadap bahasa dan tradisi lokal.

“Dari Goa Tamano’a, kami ingin menyampaikan bahwa menjaga alam, melestarikan budaya, dan merawat bahasa ibu merupakan bagian dari perjuangan pemuda masa kini,” tegasnya.

Lebih dari seremoni tahunan, peringatan ini diharapkan membuka ruang promosi Goa Tamano’a sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Semangat Sumpah Pemuda pun kembali ditegaskan: berbeda bahasa dan adat, tetap bersatu dalam Indonesia.(CHEM)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman:
R
Jurnalis / Kontributor

Redaksi

Jurnalis peliput di Portal Berita Poso Raya.

Berita Terkait Lainnya