Bertemu UN Women, Girl Ambassador For Peace Sampaikan Poso Aman

0
23
Foto: Suasana Girl Ambassador For Peace Poso saat bertemu pihak UN Women Indonesia di Jakarta (dok IST)

Kota Poso Bukan Sarang Teroris

POSO RAYA– Belasan wanita yang tergabung dalam Girl Ambassador For Peace Poso mengunjungi kantor UN Women Indonesia yang ada di Jakarta. Kamis 11 Januari 2018.

Kedatangan para wanita muda Poso itu melakukan pertemuan lalu berdiskusi dengan pihak UN Women yang diterima oleh Sabine Machl perwakilan dari UN Women.

Dalam diskusinya mereka kemudian bercerita tentang ketidakadilan yang dirasakan oleh para perempuan serta menyuarakan tentang kondisi Poso saat ini.

Nia Sudin dari Girl Ambassador For Peace menyampaikan, kedatangan ke UN Women menyampaikan sejumlah permasalahan yang terjadi saat ini salah satunya terkait kondisi Poso serta ketidakadilan terhadap perempuan.

“Yang kami rasakan sebagai seorang perempuan dan kami juga menyuarakan tentang kondisi Poso saat bertemu UN Women,” ucap Nia.

Kata Nia, saat bertemu UN Women, Girl Ambassador For Peace Poso juga menyampaikan soal kondisi Poso.

Dihadapan pihak UN Women, para wanita-wanita dari Poso itu mengatakan, bahwa Kota Poso sendiri sudah aman dan kota Poso merupakan kota yang bukan sarang teroris.

“Kami ingin menyuarakan bahwa Poso bukan kota zombie, Poso bukan sarang teroris,” ujarnya.

Untuk diketahui, jika UN Women atau Entitas Perserikaan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan adalah bekerja untuk memberdayakan perempuan dan akan perempuan.

UN Women di bentukoleh resolusi majelis umum nomor 64/285 dan mulai di operasikan semenjak januari 2011, tujuan di bentuknya UN women adalah untuk meningkatkan upaya yang dilakukan oleh sistem PBB lainnya. Yang semuanya bekerja untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Tak hanya bertemu dengan pihak UN Women saja, Girl Ambassador For Peace Poso juga bertemu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof DR. Yohana Susana Yembise.

Dalam pertemuan bersama menteri tersebut, persoalan yang disampaikan pun sama, mereka juga menyampaikan soal kondisi Poso terkait keamanan dan sosial ekonomi. (PR)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY