Pelantikan Pejabat Morowali Amburadul Hingga Jadi Sorotan

0
53
Foto: Proses pelantikan pejabat eselon II oleh Bupati Morowali Anwar Hafid beberapa waktu lalu (Foto: Dok.PR)

MOROWALI, POSO RAYA-Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Morowali, Maidhzun Ilwan Ridhwan kembali mengeluarkan kritik pedas terkait pelantikan terakhir yang dilakukan Bupati Morowali, Anwar Hafid tanggal 11 Agustus 2017 lalu.

Menurutnya, pelantikan yang amburadul itu harus segera diperbaiki oleh unsur terkait sehingga penempatan jabatan tidak ada indikasi sarat dengan muatan politik menjelang Pilkada Morowali tahun 2018 mendatang.

Ia juga mengatakan adanya wawancaraa yang dilakukan terhadap para pejabat sebelum pelantikan dirasa aneh karena sebelumnya hal itu tidak pernah terjadi.

“Kalau soal wawancara itu kan sudah tidak relevan lagi dengan tugas pegawai, sebenarnya sudah ada instansi yang unya kewenangan untuk itu, biarkanlah mereka yang bekerja, akhirnya polemik ada kepentingan politik bermunculan” ungkapnya.

Penempatan pejabat promosi eselon II dari eselon III menurutnya perlu dilakukan, namun harus sesuai dengan atuuran yang berlaku, salah satu contoh adalah Kepala Dinas yang berangkat lebih rendah daripada Sekretarisnya adalah merupakan kesalahan fatal yang tidak perlu terjadi.

Terkait pelantikan tiga pejabat eks napi tipikor, Jhon Ridhwan menegaskan bahwa aturan telah jelas dan hal tersebut tidak boleh terjadi, dan yang dilakukan Anwar Hafid merupakan kekeliruan besar dalam masa pemerintahanya.

“Baik pelantikan pejabat eks napi maupun Kadis yang lebih rendah pangkatnya daripada bawahannya, harus segera dilakukan perbaikan” tandasnya. (BMG)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY