Kecewa, Pengelola Kayu Eboni Poso Demo Minta Perpanjang Izin

0
30
Foto: Suasana pendemo meminta perpanjangan izin pengelolaan kayu ebony

POSO RAYA– Ratusan warga Poso pengelola kayu hitam (eboni) Senin (21/8) melakukan aksi demo. Demo tersebut untuk menuntut agar surat izin pengelola kayu hitam yang hanya sebulan di perpanjang masa waktunya.

Ratusan masa melakukan aksi demo di Kantor Dinas Sosial Poso. Selain membawa pamflet bertuliskan meminta keadilan, ratusan pendemo itu juga menyampaikan beberapa tuntutan agar perpanjang izin pengelolaan kayu hitam dapat diperpanjang.

Tuntutan itu di tujukan kepada Kementrian Kehutanan yang mengharapakan agar perpanjangan izin segera di tindak lanjuti.

“Kami minta ijin pengelola kayu eboni jangan hanya sebulan, tapi di perpanjang agar kami bisa leluasa untuk mencari nafkah,” teriak pendemo.

Dalam aksi ini, ratusan pengelola kayu tersebut di terima baik oleh Dinas Sosial Poso untuk melakukan dialog bersama. Dalam proses dialog, melahirkan sebuah keputusan dengan pihak Pemda Poso yang telah menandatangani ijin perpanjangan yang akan diteruskan ke Kementerian Kehutanan.

Safrudin perwakilan pendemo mengatakan, jika ijin yang diberikan Kementerian Kehutanan hanya sebulan, hal itu sangat tidak efektif untuk melakukan pekerjaan mengelola kayu eboni.

Sementara kata Safrudin, bahwa Kabupaten Poso sendiri merupakan wilayah penghasil kayu eboni terbanyak. Dirinya pun mencurigai, ada oknum yang mengganjal proses izin untuk para pengelola kayu hitam di Poso, sehingga banyak pengusaha yang diduga secara Ilegal mengambil kayu eboni di kabupaten Poso untuk kepentingan diri sendiri.

Menurutnya, usaha pengelolaan kayu eboni di Poso merupakan sala satu sumber PAD bagi Pemda Poso. Namun dengan keterbatasan waktu izin sebulan itu, mengakibatkan para pekerja tidak dapat bergerak banyak.

“Izin inikan dari Kementrian Kehutanan cuma satu bulan saja, nah bagaiman kami mau mengelola kayu itu, ini sangat tidak efektif waktu yang diberian,” jelasnya.

Kata Safrudin, dengan waktu yang hanya sebulan, para pekerja kayu eboni sepertinya dipersulit oleh oknum yang akan mementingkan diri sendiri. Pengusaha kayu eboni tidak mau bekerja secara Ilegal. Dirinya juga berterima kasih kepada pihak Bupati Poso yang telah merespon baik permintaan mereka.

“Kami juga berterima kasih kepada Bupati Poso, Darmin Sigilipu, yang telah bertanda tangan dalam merespon permintaan kami, dan kami telah membawa ke Jakarta, tadi ini,” pungkasnya.(PR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY