Isu Naiknya Tunjangan Anggota DPRD, Jangan Jadikan Polemik

0
40
Foto: Ketua DPRD Poso Ellen Ester Pelealu berjalan menuju ruang sidang DPRD Kabupaten Poso bersama Wabup Poso Samsuri, Wakil Ketua DPRD Suharto Kandar dan Sekwan Putera Botilangi (Foto: Samsol Batubara/PR)

POSO RAYA– Issu mengenai naiknya tunjangan anggota DPRD Kabupaten Poso, sesuai dengan PP 18/2017, mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Poso, Ellen Ester Pelealu SE, saat ditemui Poso Raya di ruang kerjanya baru baru ini.

Menanggapi pemberitaan media ini sebelumnya, Ellen mengatakan, jika hal tersebut tidak perlu dijadikan polemik yang berkepanjangan. Baik lewat media sosial maupun media cetak. Sebab kenaikan tunjangan itu bukan keinginan dari para anggota DPRD Poso. Namun itu keputusan dari pemerintah pusat.

“Kepala Bapedalda Kabupaten Poso, Ratno Teguh, juga sudah mengklarifikasi berita tersebut. Beliau juga menjelaskan bahwa, jika asumsi naiknya gaji anggota DPRD Poso, yang awalnya Rp 12 juta perbulan menjadi Rp 25 juta perbulan, mungkin hanya asumsi dari oknum pewarta yang pernah ngobrol dengan beliau,” jelas Ellen.

Ellen juga menambahkan, klarifikasi yang diberikan Ratno Teguh, bahwa kenaikan tunjangan itu akan dikaji kembali sesuai dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada.
“Kami sebagai anggota DPRD hanya menjalankan peraturan yang ada. Begitupun lembaga-lembaga pemerintahan lainnya.

Jika itu sudah keputusan pusat, kami coba kaji kembali dan mau tidak mau, harus kami laksanakan. Jadi saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat yang ada, jangan lagi menjadikan issu tersebut polemik yang berkepanjangan. Sebab itu sesuai PP. Mari kita sama-sama fokus untuk pembangunan Kabupaten Poso ke depan untuk arah yang lebih baik,” tegas Ellen. (PAN/SAM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY