Sengketa Lahan di Tokorondo Selesai Dengan Musyawarah

0
18

TOKORONDO, POSO RAYA – Kepala Desa  Tokorondo Umar Dg. Situdju menyampaikan bahwa persoalan lahan antara anak almarhum Mahmud Malewa yang bernama Gazali Malewa dengan masyarakat Tokorondo yang berada di  RT. 2 dan RT. 3 mulai menemui titik terang.

Hal ini dibenarkan kuasa dari Gazali Malewa bapak Udin di gedung Serbaguna Tokorondo saat ditemui Poso Raya Selasa (1/8) kemarin. Udin memberikan arahan kepada masyarakat Tokorondo yang mendiami lahan RT.2 dan RT. 3 masih dalam sengketa. Karena tanah tersebut menurut masyarakat Tokorondo, legalitas hukumnya kuat berdasarkan surat – surat yang di miliki masing -masing pemilik tanah.

Klaim masyarakat Tokorondo ini tidak diterima penggugat yaitu Gazali Malewa. Gazali mempertanyakan kelebihan ukuran tanah yang di miliki tergugat yaitu masyarakat Tokorondo seperti ukuran 15 X 20, namun ternyata di lokasi tanah berbeda yang di miliki tergugat. Hal ini tidak diterima penggugat yaitu Gazali Malewa anak dari almarhum Mahmut Malewa.

Foto: Umar Dg. Situdju
Foto: Umar Dg. Situdju

Kelebihan ukuran ini yang di musyawarakan antara tim kuasa hukum Gazali Malewa dengan masyarakat Tokorondo. Dalam musyawarah yang diprakarsai Kades Tokorondo Umar Dg. Situdju, pada akhirnya terjadi kesepakatan dengan kuasa hukum Gazali Malewa, yaitu masyarakat Tokorondo siap membayar ganti rugi kelebihan ukuran tanah tersebut kepada Gazali Malewa melalui kuasa hukumnya bapak udin.

Kades Tokorondo Umar Dg. Situdju berharap, agar dengan cara musyawarah seperti itu, persoalan sengketa tanah di tengah masyarakat bisa diakhiri, terutama di masa pemerintahannya.

“Semoga ini hanya ujian dari Allah agar semua persoalan bisa kita selesaikan secara aman dan damai dengan mengedepankan dialog dan musyawarah antar pihak yang bersengketa,” ujar Umar Dg. Situdju. (TAR)

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY