Menghebohkan, Warga Poso Buru Harta Peninggalan Soekarno

0
667
Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto

POSO RAYA – Warga yang berada di Kabupaten Poso dalam sepekan terakhir di hebohkan dengan adanya oknum yang mengiming-imingi warga untuk mendapatkan uang belasan juta rupiah dari harta warisan mantan Presiden pertama RI Soekarno.

Dimana untuk mendapatkan uang, ada oknum yang membawa dokumen serta blanko dan mengaku pengurus Deputi Wilayah Poso dari PT. Swisindo lalu mendatangi rumah-rumah warga dengan melakukan pengumpulan E-KTP dan meminta uang pendaftaran mulai dari Rp. 10.000 hingga Rp. 50.000 untuk biaya administrasi.

Menurut warga Edy, dengan membawa blanko dan menyerahkan E-KTP ke oknum tersebut warga kemudian dijanjikan untuk mendapatkan uang banyak.

“Iya sekarang di Poso lagi ramai, ada oknum dari PT. Swisindo meminta KTP lalu meminta biaya pendaftaran dari Rp. 10.000 hingga Rp. 50.000, katanya warga mau dapat uang perbulan sampai belasan juta,” ucap Edy kepada Poso Raya, Minggu 16 Juli 2017.

Kata warga, jika ada yang mau menyetor E-KTP nya dan mau mendaftar dengan membayar biaya administrasi pendafataran, nantinya akan mendapat harta warisan dari mantan Presiden RI pertama Soekarno berupa uang yang disalurkan melalui Bank sejumlah Rp. 15.600.000.

“Torang modapat uang harta warisan dari bung Karno kalau mau mendaftar,” ujar Idin warga Kelurahan Sayo lainnya yang juga sempat didatangi oknum tersebut.

Informasi yang lagi gempar di Poso saat ini, beberapa wilayah di Poso seperti Kelurahan Kayamnya, Kelurahan Bonesompe, Kelurahan Lembomawo, Kelurahan Kawua Kecamatan Poso Kota Selatan dan Kecamatan Lage, Desa Sepe, Silanca dan Lanto Jaya Landangan Poso Pesisir telah beredar blanko bantuan harta warisan Bung Karno.

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto yang dihubungi mengatakan, terkait hal itu pihak kepolisian belum menerima adanya laporan warga yang telah menerima uang dari oknum yang mengatasnamakan PT. Swisindo.

Menurut Kapolres Poso, masalah tersebut saat ini masih dilakukan penyeledikan. Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh warga di Poso agar jangan mudah mempercayai adanya kabar untuk mendapatkan uang belasan juta seperti informasi yang beredar saat ini.

“Saat ini belum ada laporan yang masuk, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan adanya kabar itu. Warga diharap jangan mudah mempercayainya,” ungkap Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto.

Kapolres menambahkan, kepolisian juga telah berkordinasi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) terkait oknum yang menjajikan ingin mendapatkan uang belasan juta.

“Kami telah membuat tim Investasi dengan pihak OJK dan BI untuk mengecek dan melakukan peyelidikan terkait informasi yang lagi beredar di warga saat ini,” jelasnya.

Informasi untuk mendapatkan uang belasan juta itu, kini menjadi viral buat warga Poso. Setiap saat dirumah-rumah maupun di tempat aktififas terus di perbincangkan warga.(Pr)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY