KPUD Morowali Launching Maskot Pilkada 2018

0
33
Foto: KPU Sulteng bersama KPU Morowali melaunching maskot Pilkada Morowali 2018 disaksikan Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra di Bungku Tengah (Foto: Darma Kusuma)

MOROWALI, POSO RAYA – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Morowali menggelar launching tahapan pilkada, maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten morowali tahun 2018 di Lapangan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, sabtu (22/7) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra, Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden, Perwakilan Partai Politik dan puluhan ribu masyarakat yang memenuhi lapangan Marsaoleh.

Dalam sambutannya, ketua KPUD Morowali, Wahyudin Abdul Wahid mengatakan, berdasarkan peraturan KPU dan UU no 10 tahun 2016 bahwa hak konstitusional masyarakat akan dilayani pada saat Pilkada Morowali jika memiliki KTP Elektronik.

“Saya sangat berharap kepada masyarakat untuk sesegera mungkin untuk melakukan perekaman KTP, karena pada saat pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018, masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik dan belum terdaftar dalam daftar pemilih tidak dapat terlayani hak konstitusionalnya,” jelas ketua KPUD Morowali itu.

Sementara, ketua KPU Sulteng, Sahran Raden berharap kepada seluruh masyarakat Morowali yang memiliki hak pilih untuk berbondong-bondong datang ke TPS pada saat pemungutan suara di Pilkada 2018 mendatang, serta menjaga keamanan demi mensukseskan Pilkada di Morowali.

“Saya berpesan kepada masyarakat bahwa pada tanggal 27 Juni 2018, masyarakat tanpa diundang berbondong-bondong datang ke TPS untuk melakukan pemungutan suara, dan mari kita kawal dan jaga pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Morowali, kita jaga persatuan, persaudaraan untuk keamanan, dan terpilihnya pemimpin yang akan datang yang akan memajukan Kabupaten Morowali untuk mensejahterakan rakyatnya,” pungkasnya.

Terpisah, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI menyampaikan kepada seluruh partai politik agar melakukan konsultasi terkait pelaksanaan pemilu di kantor KPU.

“Kepada seluruh partai politik, kalau mau konsultasi terkait pelaksanaan pemilu, silahkan datang ke kantor KPU untuk melakukan konsultasi, tidak boleh mengundang komisioner KPU untuk melakukan pertemuan di rumah, hotel dan sebagainya, sebab itu melanggar aturan,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, launching yang digelar KPUD Morowali menandakan bahwa seluruh pihak yang terkait sudah begitu antusias untuk ikut serta dalam Pilkada yang akan digelar secara serentak dengan 171 daerah lainnya di Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. (DRM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY