Tumbuhkan Nasionalisme, TNI Gelar Nonbar Film Perjuangan

0
28
Suasana nonbar warga

POSO RAYA – Dalam rangka membangun jiwa nasionalisme masyarakat, Satgas Opster TNI Sintuwu Maroso menggelar nonton bareng film perjuangan bersama masyarakat di Desa Trimulya, Kecamatan Poso Peisisir. Sabtu malam 15 Juli 2017.

Antusias nontong bareng film perjuangan begitu terlihat saat warga berbondong-bondong berkumpul di halaman kantor tiga pilar yang dibangun pihak TNI Kodim 1307 Poso untuk datang menyaksikanya.

Tak hanya anak-anak saja, orang dewasa juga turut memadati lokasi nonton bareng.

Dimana hiburan ini gelar, sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama Wadan Satgas Opster TNI Dandim 1307 Poso Letkol Inf Dody Triyo Hadi yang diwakili oleh Kasdim 1307 Poso Mayor Inf Iqbal Makmur bersama Pemerintah Desa dan masyarakat setempat untuk menumbuhkan sikap kesetiakawanan sosial yang mewujud ke dalam beragam kegiatan bersama.

Hal ini merupakan modal menumbuhkan rasa solidaritas serta sinergitas sehingga terus terjalin dan terbina sehingga TNI bersama rakyat tetap dekat dalam momentum kebersaman.

Sajian film perjuangan ini bertujuan, agar masyarakat kembali mengingat sejarah perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, karena Kemerdekaan adalah “Jembatan Emas” atau merupakan pintu gerbang untuk menuju masyarakat  adil dan makmur.

Salah satu pemuda Putu yang ikut menyaksikan jalanya film perjuangan, mengaku bangga melihat para pahlawan yang telah berjuangan untuk kemerdekan Indonesia, dimana ara pejuang itu berdedikasinya sangat tinggi rela berdarah atau bahkan gugur dalam pertempuran demi pengabdian untuk negara.

“Saya bangga dengan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, mereka berdedikasinya tinggi. Kontribusi mereka untuk negara sangatlah besar sekali. Mereka rela berdarah atau bahkan gugur dalam pertempuran demi pengabdian untuk negara. Saya menjadi terobsesi dan bersemangat untuk belajar dan bekerja dengan giat untuk meneruskan perjuangan mereka,” ucap Putu yang masih duduk dibangku SMA ini.

Diharapkan dengan mengingat kembali kemerdekaan bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Tetapi justru muncul tantangan baru untuk mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan khususnyamasyarakat desa. (Pr)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY