Pembangunan TPA Kontroversi, Masyarakat Hentikan Pekerjaan

0
78
Foto: Warga Desa Bahoruru dan Desa Ipi mendatangi lokasi pembangunan TPA. Warga meminta agar pembangunan TPA dihentikan (Foto: Darma Kusuma)

MOROWALI, POSO RAYA– Masyarakat dari Desa Bahoruru dan Desa Ipi meminta kepada pihak kontraktor pelaksana pembangunan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah agar menghentikan aktifitasnya.

Permintaan tersebut disampaikan masyarakat saat aksi damai di lokasi pembangunan TPA di Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, minggu (16/7).

Masyarakat menilai pembangunan TPA sampah di wilayah tersebut sangat kontroversi dan tidak melalui kajian lingkungan hidup terlebih dahulu. Sebab lokasi pembangunan TPA  berada ditengah kota dan berdekatan di kawasan pemukiman.

Ganirun, Kordinator lapangan pada aksi damai tersebut mengatakan, masyarakat berharap agar dapat dimediasi dengan pihak Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Morowali agar permasalahan tersebut dapat dibicarakan secara musyawarah.

“Kami berharap dapat dimediasi, agar permasalahan ini dapat dibicarakan secara musyawarah. Karena pada pertemuan sebelumnya tidak ada kesepakatan yang terjadi,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, sebelumnya masyarakat telah menyurat yang tertuju pada Dinas Lingkungan Hidup, namun sampai saat ini tidak ada respon sedikitpun. Hal itu membuat masyarakat geram, sebab masyarakat menolak dengan tegas adanya pembangunan TPA di wilayah Kecamatan Bungku Tengah.

“Sangat-sangat tidak layak lah TPA berada ditengah Ibu Kota Kabupaten, inikan lucu dan unik,” tutupnya. (Drm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY