3.265 Jiwa Di Poso Pengguna Narkoba

0
103
Bupati Poso saat mengahadiri peringatan HANI 201 Di Tentena (foto: IST)

 

POSO RAYA– Peringati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2017, Pemda Poso bersama pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso menggelar senam sehat Meumere di lapangan Pamona Puselemba, Kota Tentena Kamis pagi 13 Juli 2017.

Senam Meumere dalam rangka HANI 2017 ini, turut dihadiri Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Kepala BNNK Poso Imanuel Max Tungka, Pasi Intel Kodim 1307 Poso Kapten Inf Jayadi, Kapolsek Pamona Utara Kompol Nuryantoro, Camat, para SKPD dan ratusan pelajar SMP dan SMA di wilayah Pamona ikut bergoyang bersama senam Meumere.

Semua tampak bersemangat dan bergembira sambil bergoyang yang diiringi musik lirik bergoyang ke kiri dan goyang ke kanan. Lapangan kota Tentena Pamona Puselemba di pagi hari itu terlihat full dan ramai.

Sementara itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam orasinya menyampaikan, bahwa Indonesia saat ini masih darurat narkoba.

Dimana hampir setiap hari kurang lebih empat puluh orang meninggal dunia karena narkoba dan sebagian besar dari mereka adalah pemuda remaja dari kalangan pelajar SMU, SMP maupun Mahasiswa.

Menurut Bupati, narkoba sudah merajalela diseluruh kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari buruh kasar, pekerja swasta, PNS, Anggota TNI, Polri, pelajar mahasiswa maupun dosen baik yang diperkotaan dan pedesaan.

“Termasuk yang dikabupaten Poso tidak luput dari sasaran penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, sampai dengan akhir tahun 2016 di Indonesia terdapat hampir 40 ribu jiwa pengguna Narkoba, dan sangat memprihatinkan di Poso terdapat 3.265 jiwa pengguna barang haram tersebut,” ucap Bupati dalam orasinya.

Bupati Poso menjelaskan, hal yang pertama harus menangkap dan menghukum seberat-beratnya bagi mereka yang menyebabkan jatuhnya korban korban akibat narkoba.

Masalah ditujukan kepada aparat keamanan baik Polri, BNN maupun Kejaksaan. Selain itu merehabilitasi sebanyak mungkin mereka yang menjadi korban akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Saya yakin jika kedua hal ini dikeroyok bersama sama, maka yakinlah jika Tuhan berkenan maka suatu waktu Poso akan terbebas dari penyalahgunaan Narkoba dan Poso akan bersinar sehingga Damai Adil Sejahtera yang merupakan cita cita mulia kita bersama dapat terwujud,” pungkasnya.

Peringatan HANI 2017 ini juga dilakukan pagelaran Teater dan Orasi dari SMU Negeri 2 GKST Tentena dan pengundian Door Price dengan hadiah Kulkas.

Usai peringatan HANI di lapangan Pamona Puselemba, bupati beserta rombongan Poso melakukan oleh raga bersama guru dan pelajar di SDN 2 GKST Pamona Puselemba.(PR)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY