Nasdem Dorong Caleg Tanpa Mahar

0
56

POSO RAYA – Pertarungan politik menuju tahun 2019 saat ini sudah mulai terlihat di lakukan  sejumlah partai politik di setiap daerah. Salah satu daerah yang sudah lakukan konsolidasi politik bersama para kader adalah Kabupaten Poso.

Pada Kamis (23/2). Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sudah melakukan rapat kerja membahas  persiapan mereka untuk pertarungan pemilihan legislatif  2019 mendatang.

Acara di hadiri semua kader DPD dan para pengurus kecamatan. Konsolidisasi ini di pandu langsung ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Kabupaten Poso Frany Djaruu yang di damping pengurus inti Burhanuddin Hamzah dan Fahruddin Lamuka.

Yang menarik dari pertemuan tersebut membahas tentang kesiapan partai untuk mendorong Calon legislatifnya (Caleg) tanpa biaya apapun.

“Sesuai dari petunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) bahwa pada pertarungan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Seluruh kader Nasdem yang masuk bursa kandidat akan di bebaskan dari semua biaya administrasi untuk partai pengusung. Adapun yang menjadi tanggungjawab mereka hanya pada biaya sosialisasi masing-masing kader, agar mereka lebih mudah berasimilasi dengan konstituenya di masing masing daerah pemilihan (Dapil),” ujar  Frany Djaruu. Kamis (23/2).

Walaupun diberi kemudahan seperti itu, Partai juga tetap membuka diri kepada calon dari  luar kader partai, dengan ketentuan telah memahami Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT), kemudian mempunyai itikat untuk membesarkan partai  Nasdem.

“Peluang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) tidak hanya terbuka pada internal kader. Kami juga membuka ruang kepada kandidat lainya yang berniat membesarkan partai Nasdemkedepan. Tolak ukur mereka bisa di terima adalah pemahamanya terhadap gerakan perubahan (restorasi) yang menjadi semboyan kami selama ini,”terang Frany.

Untuk kelolosan setiap Bacaleg sebut Frany, akan di tentukan oleh survey internal bakal di lakukan tim independen.

“Salah satu persyaratan sebelum di tetapkan menjadi caleg setiap calon akan di lakukan survey obyektif oleh tim yang terdiri dari internal partai dan juga perwakilan jurnalis.” Katanya.

Gerakan Partai berseboyan perubahan ke arah lebih baik ini, selain memberi kemudahan tetapi juga cukup sulit untuk terakomodir sebagai kandidat usungan Caleg. Ketatnya seleksi  tersebut cukup beralasan karena dalam target partai sendiri mereka berupaya menjadi pemenang di pemilihan lima tahun mendatang. (Nan)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY