STAI Poso Dari Swasta Menuju Negeri

0
168
Kampus STAI Poso dan pertemuan pihak STAI dan Rektor Unkrit

POSO RAYA – Tim kerja Pengelola Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso Senin malam 16 Januari 2017, melakukan kunjungan silaturahmi kepada Rektor Universitas Kristen (UNKRIT) di Kota Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba.Kedatangan para petinggi kampus ini untuk meminta dukungan kelembagaan dari Unkrit untuk memberikan rekomendasi kepada STAI dalam proses perubahan dari swasta menuju negeri.

Tim kerja pengelola terdiri dari Ketua III STAI Poso Ibrahim Ismail, pengurus Kampus Abdul Kadir Abdjul dan Sekretaris Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STAI Poso Budiman Maliki diterima oleh Rektor Unkrit Lies Sigilipu di kediamannya.

Selain silaturahmi, Ketua III STAI Ibrahim Ismail mengatakan, kunjungan mereka dilakukan terkait kesediaan UNKRIT memberikan rekomendasinya untuk beralih status STAI menjadi kampus negri STAIN. Selain rekomendasi, dukungan Unkrit menurut Ibrahim dirasa sangat penting dalam proses alih status itu.

“Kedatangan kami ini tak lain untuk membangun silaturahmi, kami juga meminta pihak dukungan UNKRIT dapat memberikan rekomendasinya untuk alih status kampus STAI menjadi negeri,” ungkap Ibrahim Ismail yang juga pengurus komda Alkhairaat Poso ini. Selasa 17 Januari 2017.

Menurut Ibrahim Ismail, hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk persyaratan administrasi alih status kampus STAI untuk menjadi negri.

Sementara itu Rektor UNKRIT Lies Sigilipu, mengatajab persetujuannya terhadap rencana alih status kampus STAI menjadi STAIN. Pihaknya sangat mendukung pendapat serta masukan yang dilakukan para pengurus dan tim kerja kampus STAI Poso.

“Kami berharap kunjungan seperti ini tetap terjadi secara kontinue. Untuk memperkuat sinergitas mencerdaskan anak bangsa di bumi sintuwu maroso,” tutur Lies dalam dialog itu. Sekretaris LP2M STAI Poso, Budiman MalikiĀ  menyampaikan, STAI Poso telah berkeinginan meningkatkan status mereka menjadi kampus negeri.

Selain UNKRIT, tim kerja dan pengurus STAI Poso juga meminta dukungan ke Majelis SINODE GKST dan Sekolah Tinggi Theologia (STT) Tentena. Dalam pertemuan ini juga di hadiri tokoh Kristen Gustaf Methusala dan aktivis sosial Muhammad Rizal Kaniu.(RD)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY