Pelantikan 23 Pejabat Hanya Pergeseran Posisi

0
376
Pelantikan pejabat eselon II oleh Bupati Darmin A Sigilipu 30 November 2016 lalu masih berisi wajah lama yang dirotasi ke posisi lain.(foto :dok humas)

POSO RAYA – Pada 30 Desember 2016 Bupati Poso Darmin A Sigilipu melantik 23 orang pejabat eselon II. Pelantikan ini lebih banyak berisi pergeseran posisi kepala SKPD. Mereka yang menduduki  jabatan ini umumnya masih  orang lama yang hanya digeser posisinya.
Beberapa yang kursinya bergeser diantaranya Putra Botilangi, jabatan sebelumnya Kepala dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendapat jabatan baru sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan). Posisinya  digantikan Josep Magido, sebelumnya sebagai staf ahli Ekonomi Pembangunan dan Sumber Daya Alam.  Atmajaya Mardjun juga digeser dari Kadis Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) menjadi Kadis Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggantikan Okto Lebang yang dipindah menjadi kadis Perhubungan sementara Sahrur dari dinas Perhubungan digeser ke dinas baru yakni Dinas Kominfo dan Persandian. Ambrosius Tokare sebelumnya kepala Lingkungan Hidup berpindah sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan. Edwianto dari staf ahli bidang  Pembangunan dan Sumber Daya Manusia  menjadi Kaban Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Maryono Ari Pamungkas, sebelumnya Kaban Kesbangpol menjadi Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. NLR Tandawuya sebelumnya staf ahli bidang Hukum dan Politik menjadi Kaban BPKAD  menggantikan menggantikan Rudi R Rompas yang bergeser ke Staf Ahli yang sebelumnya dijabat NLR Tandawuya  sebelumnya. Heningsih Tampai sebelumnya sebagai Sekwan DPRD Poso berpindah tugas sebagai Kadis Pertanian  menggantikan Murniati Putosi yang mendapat jabatan baru sebagai kadis Lingkungan Lidup. Jhon Yus Madoli berpindah menjadi Kadis Pendidikan dan kebudayaan menggantikan Wangintowe yang digeser mengurus Perpustakaan dan Kearsipan. Rama Tandawuya berpindah menggantikan Rusnah Mangung menjadi Kadis Kumperindag dari jabatan lama  Inspektur  kantor Inspektorat. Adapun Rusnah digeser menjadi staf ahli menggantikan Edwin. Yusak Mentara sebelumnya Kadis Kehutanan  berpindah tugas  sebagai kadis  Perikanan. Frits Sam Purnama yang sebelumnya kepala Dinas Perumahan dan Permukiman  berpindah sebagai  Kadis  Dispora.

Dari 42 posisi jabatan di level eselon II, ada 9 pejabat yang tidak diganti posisinya yakni, mereka adalah asisten III, Joksan Lakukua, Urip Heryanto di posisi Kaban BPP, Masdian MentiriKaban BPBD. Sophia Porajow,Kadis Dukcapil. Vicktor Tumomnggi,Kadis Sosial. Lusiana Sigilipu, Kaban BPMPD, Filson Gundo Kadis Nakertrans, Sri Ayu Utami, Kasatpol PP Dan Pemadam Kebakaran, Faidul  Keteng,Kadis PU dan Penataan Ruang.
“Dari  semua pejabat  terdahulu, hanya mengalami pergeseran  jabatan bertujuan untuk penyegaran sesuai  Sumpah pegawai negeri sipil dimana bersedia ditempatkan  dimanapun,”ujar Yan Guluda, pejabat kepala BKDRB Kabupaten Poso kepada Poso Raya. Senin, (2/1). Meski 27 jabatan kepala SKPD sudah dilantik, masih tersisa 5 posisi yang akan di isi dengan mekanisme lelang jabatan. Jabatan itu adalah kepala dinas Kesehatan, BKDRB, Inspektorat dan Dinas Kesehatan serta Bappeda.
Dari ucapan selamat kepada mereka yang dilantik, muncul pertanyaan kemana pejabat eselon II sebelumnya yakni Syahrul Panjili yang posisinya digantikan,Isnain T Karim. Selain itu para pejabat eselon II sebelumnya yang terkena dampak berlakunya PP 18 tahun 2016 dimana SKPD mereka dilebur ke SKPD lain, yakni Badan Diklat yang dipimpin oleh Berlin Matoneng, Christian Ntaba, sebelumnya kepala dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dilebur ke dinas Pertanian, Rossano Padaga yang sebelumnya menjadi kadis ESDM sebelum SKPD ini diambil provinsi. Untuk sementara mereka ini menjadi staff bagian umum. Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY