Jaringan Pipa PDAM Tokararu Tembus Kayamanya

0
162
Teknisi PDAM Poso sedang melakukan pengerjaan jaringan pipa di kelurahan Moengko.

POSO RAYA – Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Poso, terus berupaya  agar  pengerjaan sambungan  pipa air gravitasi  Tangkura  segera  selesai pekerjaanya. Hampir setiap hari  media  ini selalu  bertemu dengan  petugas  teknisi  sedang membangun  jaringan  penyaluran air  dari hulu atas di  lokasi Tangkura kecamatan Poso Pesisir selatan, menuju  kota Poso  sebagai  wilayah  pemukiman masyarakat padat.
Munawir  sebagai  Direktur Utama PDAM  mengakui,  bahwa  kebutuhan  PDAM untuk  penggunaan jaringan pipa tokararu termasuk mendesak  karena  terkait langsung dengan kebutuhan warga untuk air bersih. “Jaringan perpipaan di tokararu itu sudah menjadi kebutuhan  PDAM sendiri dan juga masyarakat. Selama ini  PDAM sangat  kesulitan memberikan pelayanan maksimal  di karenakan kami masih menggunakan sistim pompanisasi. Alat ini  beban biayanya sangat besar. Kami setiap bulan  harus melakukan mengeluarkan uang  tidak kurang Rp.200.000,000,- per bulan. Belum lagi kemampuan  mesin masih terbatas.” Jelas Direktur Utama Munawir kepada Poso Raya. Selasa (18/10).
Dengan pertimbangan demikian  maka  Pihak terkait terus berupaya  agar  sebisa  mungkin jaringan  Pipa  tokararu  dapat di operasikan tahun 2017. “Sekarang sedang di kerjakan adalah  penyambungan  pipa  induk  sebagai  persiapan saluran air ke rumah penduduk. Selain itu kami  juga sedang  membangun bak pengatur  debit  air untuk mencegah pipa sudah terpasang pecah  akibat debit air masuk tidak  seimbang  dengan  daya tampung pipa.” Terangnya.
Ia (Munawir) sekaligus  memberi klarifikasi  terkait  penyertaan modal non kas diberikan  Pemda  Poso berjumlah Rp.10.000,000,000,- (10 Miliar). “Saya mau jelaskan kepada sejumlah pihak  bahwa penyertaan modal itu bersifat non kas. Artinya bahwa pada dasarnya  kami  bukan menerima uang tunai sebagaimana di asumsikan ke berbagai media. Yang benar  kami telah diberi kebijakan pada penghapusan hutang melalui Usaha Bupati Poso, kepada pemerintah pusat. Ini terjadi pada 30 September barusan. Kata Munawir. Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY