Penambang Kecil Minta Tidak Disamakan dengan Pengusaha Besar

0
88
para penyedot pasir yang selalu berpindah lokasi untuk mencari pasir halus di sungai Puna Poso Pesisir. (Foto.Syarif)

POSO RAYA – Para penambang pasir di sungai Puna, kecamatan Poso Pesisir kini telah beroprasi seperti semula, namun lain halnya dengan para pemain kecil seperti mesin Penyedot hanya mengambil pasir halus di tengah tengah sungai puna yang terbawa oleh arus, sampai dengan saat ini mereka belum mendapat kepastian mengenai pembayaran pajak.

Para penyedot pasir ini mengaku sampai dengan saat ini belum menerima adanya keputusan mengenai pembayaran pajak mereka, Pihak DPRD sendiri telah meninjau langsung lokasi di sungai Puna, 2 hari setelah para sopir truk dan perusahaan galian C melakukan aksi di Gedung DPRD. Hingga kini belum ada kejelasan terkait para pemain kecil yang ikut mengambil pasir disungai Puna ini.

Meskipun belum ada kejelasan dari pihak yang menangani galian di sungai Puna ini para penambang kecil tetap melakukan penyedotan dan mengisi truk-truk yang ingin mengambil pasir halus di sungai Puna, namun mereka juga berharap agar segera ada keputusan yang diambil oleh para pihak berapa pajak atau retribusi yang harus diserahkan ke desa.

“Sampai dengan saat ini belum ada keputusan pasti untuk para penyedot pasir halus disini mengenai pajak yang harus dibayar, namun kalo disamakan dengan perusahaan yang besar kami tidak mampu juga untuk membayarnya, karena selalu berpindah lokasi, dimana ada pasir halus yang menumpuk maka disitu kita juga melakukan penyedotan, Tidak sama dengan prusahaan besar yang telah di tentukan lokasi yang mereka kerjakan”ungkap Supriadi salah satu pengelolah tambang pasir manual.(RIF)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY