Dijerat UU Tipikor dengan Ancaman 20 tahun Penjara

0
95
Muslim SH

POSO RAYA-Status  Kepala Desa Kilo berinisial AA sejak 26 September 2016 lalu telah resmi menjadi  tahanan kejaksaan Negeri (Kejari) Poso setelah tersandung dugaan penyalahgunaan dana desa tahun 2015. Penyidik di Kejaksaan Negeri Poso telah meningkatkan statusnya menjadi tersangka.
Kasi Intel Kejari Poso, Muslim SH mengatakan, saat ini yang bersangkutan sedang dalam tahanan dan menjadi titipan tahanan kejaksaan, pada Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Poso.
“Kasus Kades Kilo telah masuk pada tingkat penyidikan. Sementara ini bersangkutan berada di rutan Poso dan menjadi titipan tahanan kejaksaan. Untuk 20 hari kedepan, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka akan kami limpahkan ke pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Palu,” terang Muslim kepada Poso Raya, Selasa (4/10) kemarin.
Muslim menyebutkan penahanan AA sebagai akibat dari dugaan pelanggaran penggunaan Anggaran  Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Kilo tahun 2015 yang bersumber dari dana desa (DD). “Dari laporan  Inspektorat, ditemukan beberapa pelanggaran yang diduga dilakukan oleh yang bersangkutan. Diantara pelanggaran itu terjadi pada Mark Up harga belanja barang, kekurangan pengadaan material, dan belanja fiktif,”jelas Muslim terkait sangkaan terhadap sang mantan kades. Laporan Inspektorat inilah yang kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik hingga pada kesimpulan adanya 2 bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan statusnya sebagai tersangka.
Imbas dari dugaan penyelewengan keuangan ini, menurut Muslim. Negara telah di rugikan sebesar Rp.140.000.000 yang dikutip tersangka dari dana desa tahun anggaran 2015 lalu. Dikatakan Muslim SJ, ancaman  hukuman dari pasal yang dikenakan terhadap tersangka maksimal 20 tahun penjara. Nan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY