Anggota TNI dan Polri Tidak Belum Bisa Memilih

0
85
Yus Madoli

POSO RAYA – Pilkades serentak 30 November 2016 mendatang masih memberikan pengecualian kepada pemilih, anggota TNI dan Polri aktif tetap tidak bisa memilih. Sebab dalam perda no 1 tahun 2016 tentang pemilihan dan pengangkatan kepala desa dan UU no 6 tahun 2014 tetap tidak memberikan hak pilih kepada anggota 2 institusi keamanan itu.
Asisten I Yus Madoli, kepada Poso Raya mengungkapkan, anggota TNI dan Polri adalah simbol negara yang harus netral karena merekalah yang menjadi tumpuan pengamanan sehingga harus bebas dari kepentingan politik.
“Sama seperti pilkada, dalam pilkades nanti anggota TNI dan Polri aktif tidak akan menggunakan hak memilih,”kata Yus Madoli. Sementara itu Kapenrem Korem 132 Tadulako Letkol Dedi mengatakan memang tidak ada ketentuan khusus yang mengatur soal larangan anggota TNI tidak memilih dalam proses politik di Indonesia. Namun sejak reformasi bergulir, panglima TNI saat itu mengeluarkan perintah bahwa institusi TNI secara resmi belum menggunakan hak pilihnya dalam pemilu ditingkat apapun. Sampai sekarang menurut Kapenrem, belum ada pencabutan larangan tersebut.
Akan tetapi anggota TNI tidak dilarang untuk ikut dalam pencalonan dengan ketentuan harus mengundurkan diri.
“Seluruh prajurit TNI harus netral dan tidak boleh memihak salah satu calon yang berkompetisi,”kata Kapenrem.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY