Masyarakat Saatu Tetap Solid

0
106
Pintu Gereja di desa Saatu sebelumnya Telah terbakar lalu kembali dicat Oleh masyarakat dan tidak mau meributkannya, mereka menyerahkan sepenuhnya kepada aparat. (Foto. Syarif)

POSO RAYA – Aksi provokasi yang mencoba mengganggu kebersamaan masyarakat Poso dengan mencoba membakar pintu Gereja di desa Saatu, Poso Pesisir, Kamis (29/9) malam lalu tidak mempengaruhi kerukunan masyarakat yang sudah terjalin. Warga bahkan sambil berkelakar menyebut peristiwa itu sebagai kenakalan remaja. Warga menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

Terbakarnya salah Saatu pintu Gereja di desa Saatu, Poso Pesisir, Kamis(29/9)lalu itu tidak membuat warga oleh perbuatan Oknum-Oknum yang tidak bertanggung jawab, mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamanan untuk menuntaskannya.

Menurut warga sekitar, terbakarnya Gereja karena kenakalan remaja yang sebelumnya ingin mencuri barang-barang yang terdapat di dalam Gereja yang nilainya hingga puluhan juta. Karena tidak dapat mengambilnya sehingga mereka beralih ke pembakaran bagian pintu Gereja. Pada saat identifikasi terdapat botol minuman disekitaran Gereja yang telah berbau bahan bakar.

“Kalo dia terbakar mungkin penyebabnya korslet listrik, tapi itu sengaja dibakar setelah olah TKP kemarin ditemukan botol yang berbau bahan bakar bensin” ungkap Melki Kaitu, kades desa Saatu.

Menurut Melki Kaitu, warganya tidak bereaksi apapun atas upaya provokasi ini. Aktifits warga tetap seperti biasanya. Melki mengatakan, masyarakatnya telah sadar bahwa pembakaran ini tidak ada kaitannya dengan agamam tetapi hanyalah perbuatan oknun-oknum yang tidak bertanggung jawab dan ingin membuat keributan diantara masyarakat.

“Pada dasarnya orang tidak suka keributan, hanya ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin mencari supaya kita ribut-ribut, tapi kita tidak mau seperti itu, masyarakat khususnya Nasrani, ataupun yang Muslim tidak setuju, yang mencoba melakukanya kemungkinan anak-anak remaja nakal” ucap Melki Kaitu. (RIF)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY