Korban Kecelakaan Dalam Bertugas Diberikan Kenaikan Pangkat Anumerta

0
18
foto penghormatan terakhir dari pemda Poso yang dihadiri wabup Samsuri saat pemakaman Imran Djafar salah satu korban kecelakaan (Foto Dok Humas pemda Poso)

Ribuan Pelayat Iringi Proses Pemakaman Pahlawan Pemda Poso

POSO RAYA– Ribuan pelayat mengiringi pemakaman almarhum Bahram Khan Samudin (38), Fadli Panai (24) dan Imran Jafar (47) pahlawan korban kecelakaan mobil damkar saat melaksankan tugas dinas.

Usai sholat Ashar, almarhum Barham Khan yang selama ini menjabat sebagai Kasi Pencegahan Pemadam Poso dimakamkan di penguburan umum Kelurahan Lawanga, Poso Kota Utara, sedangkan almarhum Fadli Panai di makamkan di penguburan umum Talasa, Kelurahan Kasintuwu pada Selasa 30 Januari 2018.

Sementara itu korban meninggal lainya Imran Jafar (47) warga Tarakan, Kelurahan Gebangrejo dimakamkan pada Rabu 31 Januari 2018 di pemakaman umum Tarakan, ribuan warga Poso bersama Pemda Poso menghadiri pemakaman tersebut.

Isak tangis hingga kesedihan terpancar dari para pelayat saat proses pemakaman berlangsung.

Untuk diketahui mobil dinas pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemda Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah terbalik di Jalan Umanasoli kompleks Manui, Kelurahan Lawanga pada Selasa pagi 30 Januari 2018.

Dalam kecelakaan ini, tiga orang petugas pemadam kebakaran meninggal dunia sedangkan tiga lainya mengalami luka-luka.

Satu unit mobil damkar yang ditumpangi berjumlah enam orang itu mengalami kecelakaan saat tengah akan berangkat menuju lokasi kebakaran rumah warga di Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara untuk memadamkan api.

Namun naas ditengah perjalanan terjadi kecelakaan, mobil pemadam menghindari sepeda motor milik warga dari arah penurunan yang arah berlawanan sehingga supir lepas kendali hingga mobil terguling sebanyak dua kali kemudian terbalik lalu terseret hingga keluar dari jalan.

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto menyampaikan kecelakaan mobil pemadam kebakaran ada tiga petugas damkar yang meninggal dunia saat akan menjalankan tugas karena ada kebakaran rumah warga.

Sementara itu kecelakaan tersebut langsung menjadi viral di medsos, sejumlah netizen lalu mengucapkan belasungkawa dan turut berduka cita kepada korban yang meninggal.

Dalam komentarnya netizen menyampaikan, korban yang meninggal merupakan para pejuang Poso yang bekerja ikhlas untuk membantu orang lain.

Melalui Kadis Pol PP dan Pemadam Poso, Sri Ayu mengatakan, jika pihak Pemda Poso memberikan kenaikan pangkat anumerta hingga santuan bantuan kepada keluarga korban yang meninggal

Korban luka-luka dalam kecelakaan ini akan di tanggung sepenuhnya oleh pemda Poso melalui BPJS.

Untuk diketahui sejak Rabu 31 Januari 2018 seluruh kantor SKPD Pemda Poso menaikan bendera stengah tiang sebagai bentuk duka cita oleh para ASN Poso. Pemda Poso juga telah mengeluarkan surat instruksi sebagai bentuk penghormatan kepada korban kecelakaan yang bertugas untuk negara. (PR)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY