“KAMMI” Ajak Muslimah Pahami Kehidupan Belum Menikah Dan Setelah Menikah

0
52
Foto: Suasana Diskusi Kajian Kemuslimahan

POSO RAYA– Jika hari weekend banyak kaum hawa yang menghabiskan waktu untuk berekreasi dipantai atau cari tempat hiburan. Namun ada yang berbeda dari belasan wanita muslimah Poso yang pada Minggu Sore 26 November 2017 melakukan kegiatan positif yang bermakna untuk kehidupan.

Dimana wanita soleha yang terdiri dari mahasiswi dan pelajar SMA di Poso mengikuti kegiatan diskusi Kajian Kemuslimahan disalah satu kampus yang ada di Poso

Diskusi tersebut mengahadirkan pembicara dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Lisdawati, A.md yang mengambil tema Tanggung Jawab Wanita Muslimah.

Menariknya kegiatan ini atas inisiasi oleh Bidang Kemuslimahan, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Komsat Al Abrar dan Ittihad Kabupaten Poso.

Diskusi dikemas dengan santai dan mengasikan. Para muslimah begitu antusias mengikutinya.

Lisdawati dalam materinya menyampaikan, jika kehidupan muslimah dibagi menjadi dua fase, yakni fase sebelum menikah dan fase setelah menikah.

Fase sebelum menikah para muslimah penting menghormati karib kerabat, mendoakan orang tua, memohon ampun kepada orang tua, menunaikan janji kedua orang tua serta menyambung persaudaran pada kerabat orang tua.

Sementara para muslimah pun sangat penting bertanggung jawab terhadap seorang muslimah sebelum menjadi seorang muslimah.

Menurut Lisdawati, yang paling terpenting untuk diketahui, jika seorang muslimah ketika dia belum menikah segala tanggung jawabnya masih ditanggung oleh orng tuanya.

Kata Lisdawati, para muslimah dalam kehidupannya juga harus menerapkan Birrul Walidain.

Birul Walidain adalah bagian dalam etika Islam yang menunjukan kepada tindakan berbakti (berbuat baik) kepada kedua orang tua. Yang mana berbakti kepada orang tua ini hukumnya fardhu (wajib) ain bagi setiap muslim, meskipun seandainya kedua orang tuanya adalah non muslim.

Sementara itu untuk fase setelah menikah, para muslimah diwajibkan menunaikan tanggung jawab kepada anaknya dan bertanggung jawab kepada keluarga suaminya

“Ketika seorang wanita sudah memutuskan menikah, maka tanggung jawab dipegang oleh suami sebagai kepala rumah tangga,” ucap Lisdawati yang juga merupakan wanita dari KAMMI ini.

Kepada Poso Raya Anisa Putri salah satu mahasiswa akhir STAI Poso menyampaikan, jika diskusi ini sangat penting bagi para muslimah. Karena dalam diskusi ini, bagimana wanita muslimah diajarkan kebaikan kepada sesama maupaun kepada orang tua demi mendapatkan jodoh yang baik, atau bahkan menjalani kehidupan setelah menikah nanti.

“Ini diskusi yang sangat positif bagi kita, yang ingin kita pelajari agar insya allah bisa menjadi bidadari penghuni surga nantinya,” ucap Nisa. (PR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY