Pasar Poso Rawan Pencurian

0
61
Foto: Suasana pasar Tradisional Poso (Foto: DOk.PR)

POSO RAYA – Sejumlah pedagang yang merupakan pemilik toko di Pasar Tradisional Bersih Sintuwu Maroso (PTBSM) Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan mengeluhkan persoalan pengamanan yang dilakukan oleh pihak pasar.

Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir oknum warga sebagai pencuri berkeliaran di lokasi pasar PTBSM. Sejumlah barang dagangan seperti rokok, sembako, bumbu dapur, minuman hingga makanan raib dibawa kabur pencuri.

Salah satu pemiliki toko di PTBSM Rahmadi mengaku, jika barang dagangannya sering di bawa kabur para pencuri. Tak hanya sebungkus rokok saja, pencuri membawa kabur rokok hingga berkarung-karung.

Selain itu makanan dan minuman yang berada dalam toko juga ikut dibawa kabur. Menurut Rahmadi, pencuri beraksi pada malam hari disaat toko sudah tutup.

“Di dalam toko saya habis rokok di curi, baru pencuri bawa karung untuk membawa hasil curianya,” ungkap Rahmadi Sabtu malam 22 Juli 2017.

Kata Rahmadi, pencuri masuk tak hanya di tokonya saja. Beberapa toko di PTBSM juga turut dimasuki pencuri. Hal ini menjadi resah buat para pedagang yang memiliki toko.

“Di toko lain juga banyak barang yang hilang di bawa kabur pencuri,” ujarnya.

Lantaran kesal dengan pencurian yang sering terjadi, para pedagang pun memutuskan untuk melaporkan ke pihak Kepolisian.

Terbukti upaya untuk menangkap aksi pencuri di PTBSM berhasil, para pedagang pemilik toko sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian Polres Poso yang pada 15 Juli 2017 kemarin, berhasil menangkap satu orang spesial pencuri yang selama ini beraksi.

Pencuri spesialis berinisial SA ditangkap aparat Polres Poso karena mencuri di sebuah toko usaha kawan karena terlihat melalui CCTV yang dipasang pemilik toko.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada polisi yang sudah menangkap pencuri spesialis ini, semoga pelaku pencuri lainya juga berhasil ditangkap,” kata Imran yang juga seorang pedagang ini.

Sementara itu, para pedagang saat ini mempertanyakan soal pengamanan yang dilakukan oleh pihak pasar. Pedagang berharap pelaku pencuri lainya yang masih beraksi bisa segera di tangkap.

“Pengamanan pasar kami pertanyakan seperti apa, karena masih banyak pencuri yang lain,” tutur pedagang lainya.

Sementara itu kepala pasar PTBSM Metu Bima yang dikonfirmasi membenarkan adanya pencurian itu. Kata Metu, jika pelaku tersebut sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Dirinya menjelaskan, jika selama ini pengamanan yang dilakukan pihak pasar menempatkan enam personil satpam yang setiap 1 x 24 jam melakukan patroli pengamanan dilingkungan pasar.

Menurutnya, pihak pasar sangat sulit mendektesi pencuri, beberapa toko hingga tengah malam masih buka, karena harus menurukan barang dagangan dari mobil boks yang di beli dari luar daerah.

“Kita kan tidak bisa tahu pelakunya, siapa tahu dia ikut bakasih turun barang sapa tahu dia juga pencurinya,” ujarnya.

Metu menambahkan, pencurian di PTBSM sudah dua kali terjadi dan pelakunya merupakan orang yang sama.

Namun meskipun demikian dirinya tetap berkordinasi dengan pihak aparat TNI/Polri dalam melakukan pengamanan, demi memberikan rasa nyaman pemilik toko. (Pr)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY