Empat Polisi Poso Konsumsi Narkoba

0
645
Foto: suasana persiapan tes urine

POSO RAYA – Pihak Kepolisian Polres Poso bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso Senin (17/7) kemarin melakukan tes urine kepada 135 anggota kepolisian di Poso. Tes urine yang dilakukan secara tiba-tiba ini untuk mengecek anggota Polisi jika ada yang terlibat narkoba. Dari hasil tes urine ini empat anggota polisi diindikasikan positif mengkonsumsi Narkoba.

Kapolres Poso bersama pihak BNNK Poso, usai menggelar upacara langsung melakukan tes urine kepada seratus tiga puluh lima anggota Polisi. Tak hanya anggota Bintara, sejumlah Perwira Polres Poso juga turut di tes urine secara tiba-tiba.

Tes urine ini dilakukan langsung di ruang Kapolres Poso AKBP. Bogiek Sugiyarto dan ruangan Wakapolres Kompol. I Gede Swara yang dibagi dalam dua ruangan. Satu persatu anggota polisi memberikan air seninya lalu di lakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat tes urine milik pihak BNNK Poso.

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto menjelaskan, tes urine ini dilakukan secara tiba-tiba untuk mengecek langsung apakah ada anggota polisi yang terlibat narkoba.

“Ini sebagai sarana untuk mencegah juga dan mengingatkan kepada anggota khusunya anggota Polres Poso tentang bahaya narkoba itu sendiri. Peredaran Narkoba sendiri sudah masuk ke beberapa kalangan termasuk penegak hukum. Dan inilah sebagai sarana untuk mengecek anggota saya langsung apakah ada yang terlibat narkoba,” ungkap Bogiek usai memimpin jalanya tes urine.

Kata Kapolres, dari 135 orang yang di tes urine ada 4 orang anggotanya yang di indikasikan mengkonsumsi narkoba jenis Metamfetamin.

“Ini sengaja dilakukan secara tiba-tiba, karena kalau di informasikan nanti ada anggota yang terlibat narkoba tidak mau datang. Dari 135 orang yang di tes urine 4 orang di indikasikan positif Metamfetamin,” ungkap Kapolres Poso.

Kapolres menambahkan, empat orang polisi yang positif narkoba itu nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Propam dan diberikan sanksi tegas.

“Ada prosedur hukum dari kita pada saat anggota itu positif akan langsung diperiksa oleh Propam dulu. Jelas ada sanksi berat nantinya,” tegasnya.

Tes urine ini akan dilakukan secara bertahap oleh pihak kepolisian, seluruh anggota polisi baik di Polres maupun Polsek-Polsek akan di tes urine untuk menghilangkan narkoba di tubuh Kepolisian. “Kita harapkan aparat kepolisian bersih dari penggunaan narkoba,” pungkasnya. (Uly)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY