Warga Berburu Tikus Demi Mendapatkan Uang

0
43
Foto: Ilustrasi

POSO RAYA– Hama tikus yang menyerang persawahan di beberapa desa Kecamatan Pamona Timur hingga kini masih merajalela. Hal ini membuat sejumlah petani sawah mengeluh dengan kondisi tersebut.

Belum lama ini seorang petani di desa Poleganjara, Pamona Timur Ponggee mengaku, bahwa ia harus menerima kenyataan padi disawahnya  dibabat habis oleh hama tikus.

Menurutnya, selain desa Poleganjara , desa desa lainya di sekitar Taripa  juga terjadi hal serupa.

Sejumlah petani di wilayah Pamona Timur  yang terserang hama tikus sudah berupaya untuk membasmi  dengan berbagai cara, baik dengan meracun atau memasang alat perangkap strom listrik, tetapi upaya itu belum mampu meredam serangan tikus hama tersebut.

Namun agar hama bisa cepat dibasmi, upaya lain dilakukan Kepala Desa Poleganjara yang dibantu oleh Dinas Pertanian Poso membasmi tikus hama itu berinisiatif dengan membayar masyarakat yang menangkap tikus di persawahan. Warga yang bisa tangkap tikus ditawarkan setiap ekor Rp 1.000.

“Bahwa saat sekarang masyarakat  desa Ponggee rajin menangkap tikus hama untuk mendapatkan uang,” ucap papa Novi.

Tak hanya bapak-bapak saja, sejumlah ibu ibu rumah tangga di desa yang terserang hama tikus turut ikut menangkap di persawahan demi mendapatkan uang Rp. 1000, selain akan membasmi hama juga bisa menambah penghasilan masyarakat dengan berburu tikus.

“Rata-rata mereka bisa menangkap tikus lebih dari seratus ekor, bahwa untuk sementara menangkap tikus hama  bisa menambah penghasilan,” ujar warga lainya. (Sam)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY