Mengerikan Enam Makam Warga Ada Yang Gali

0
416
Suasana Olah TKP oleh Tim Inafis Polres Poso (Foto: Wartawan Poso Raya)

POSO RAYA-Warga yang berada di Kelurahan Lembomawo, Kecamatan Poso Kota Selatan dihebohkan dengan penemuan enam kuburan warga yang kondisi tanahnya tergali dan sudah terbongkar.

Kuburan masal yang berada di dekat permukiman warga itu, dalam tiga hari terakhir ramai di datangi warga untuk melihat kondisi kuburan warga yang tanah-tanahnya tergali dan terbongkar.

Gegernya informasi tersebut, sebelumnya atas laporan seorang warga Ibu Titin yang pertama kali melihat kondisi enam makam warga  telah rusak.

“Pertama kalau tidak salah yang lihat ibu Titin, waktu ibu itu lewat di kuburan sini tiga hari lalu, tapi belum berani untuk melapor nanti sekarang baru dilapor ke aparat keamanan,” ucap Jhonki ditemui dilokasi kejadian, Minggu 09 Juli 2017.

Menurut warga, kondisi penggalian kuburan itu dilakukan pelaku kemungkinan mau mencari tulang-tulang dan kain kafan untuk dijadikan ritual tertentu.

“Biasanya pak, dorang bagali cari tulang atau kain kafan untuk dijadikan ritual,” ungkap warga lainya.

Bahkan kata warga, kuburan yang telah tergali dan terbongkar itu, ke enamnya masih berhubungan saudara.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihak Reskrim Polres Poso bersama Tim Inafis Polres Poso langsung mensterilkan situasi dengan memasang garis Police Line, agar warga tidak mendekati TKP.

Sementara itu Senin pagi 10 Juli 2017, pihak Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Poso menggelar Olah TKP di kuburan warga yang berada di Kelurahan Lembomawo untuk mengungkap misteri kenapa bisa rusaknya enam kuburan warga itu.

Dari enam kuburan tersebut, satu diantaranya tanahnya sudah tergali sedalam 30 cm. Saat proses olah TKP di pekuburan umum Lembomawo itu juga turut disaksikan aparat Kelurahan dan pihak keluarga makam, adegan dari saksi juga diperlihatkan dalam Olah TKP tersebut.

KBO Polres Poso IPDA Muhammad Rizka mengatakan, dari pelaksanaan olah TKP itu ditemukan jejak-jejak bekas kaki dan cakaran hewan. Dimana dari bentuk jejak maupun bekas cakaran itu patut diduga berasal hewan Anjing dan Biawak.

“Tadi dari hasil Olah TKP ada cakaran di temukan, kalau dilihat itu cakaran hewan seperti Anjing atau Biawak,” jelasnya.

Rizka menambahkan, saat ini pun polisi belum menemukan bekas-bekas jejak kaki manusia ataupun bekas alat-alat yang mungkin digunakan untuk membongkar tanah kuburan baik berupa sekop maupun cangkul atau Pacul.

“Belum ada babuk yang di temukan,” tuturnya.

Dari hasil Olah TKP, pihak Kepolisian sendiri belum sepenuhnya dapat menyimpulkan dugaan pelaku dari pembongkaran tanah kuburan warga karena masih harus memintai keterangan dari sejumlah saksi.

“Kami masih akan mengumpulkan bukti dan memintai keterangan dari saksi,” kata Rizka lagi.

Sementara itu Lurah Lembomawo Meldiaji berharap kasus pembongkaran enam kuburan itu dapat segera diungkap oleh pihak Kepolisian agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

“Sepenuhnya kami serahkan kepada aparat keamanan untuk mengungkapkan kasus ini,” harapnya. (Uly)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY