Dua Ruko Terbakar di Morowali

0
52
Kebakaran warga panik

MOROWALI, POSO RAYA – Kebakaran terjadi di depan Pasar Tradisional Modern Bungku, Kelurahan Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Sabtu (8/7/2017). Api menghanguskan dua petak ruko yang ditempati oleh Teras BRI dan pedagang pakaian.

Anggota Kodim 1311 dan Koramil 1311-01 Bungku Tengah, serta Polsek Bungku Tengah yang mengetahui peristiwa itu dengan cepat datang ke TKP untuk melakukan pengamanan. Sementara pihak PLN langsung memadamkan jaringan listrik di wilayah tersebut.

Selang beberapa lama kemudian, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) berkapasitas 3.000 liter air yang datang untuk memadamkan api tidak mampu menghentikan besarnya kobaran api.

Pasukan yang terkenal dengan istilah pantang pulang sebelum padam itu hanya bisa menyemprotkan air di kedua sisi yang berbatasan dengan ruko lainnya agar api tidak menjalar semakin meluas.

Sementara itu, masyarakat sekitar juga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya yakni ember dan loyang. Kobaran api pun berhasil dipadamkan, namun sebagian besar isi ruko tidak dapat diselamatkan. Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

Salah seorang korban pemilik dagangan pakaian, H. Adri menuturkan, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, dirinya pergi ke salah satu ATM yang berada di Kecamatan Bungku Tengah untuk mentransfer uang kepada anaknya, namum setelah pulang, ia melihat kepulan asap hitam telah memenuhi ruko yang ditempatinya.

“Saya tinggalkan istri saya toko, kemudian saya pergi ke ATM untuk mentransfer uang, setelah saya kembali, api didalam toko sudah membesar, untungnya isteri saya selamat, sebagian barang jualan juga masih bisa diselamatkan, kalau kerugian saya sekitar hampir satu milyar” tuturnya.

Terpisah, salah satu karyawan BRI, Didi mengatakan bahwa di dalam ruko yang ditempati Teras BRI terdapat 2 unit komputer dan sebagian berkas nasabah yang juga hangus terbakar.

“Di dalam kantor ada 2 unit komputer dan sebagian berkas nasabah yang ikut terbakar” ungkapnya.

Kondisi mobil damkar yang lamban dan tak berfungsi baik tersebut mendapat sorotan dari masyarakat yang berada di lokasi kebakaran dan berharap agar pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali dapat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi itu.

Salah seorang kepala bidang pada instansi tersebut, Tariki mengakui jika mobil damkar memang hanya satu yang berfungsi dan satunya lagi dalam kondisi rusak. (Bbg)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY