Wabup :Tidak Ada Jual Beli Jabatan

0
134
Pelantikan pejabat eselon II pada 30 Desember 2016 lalu.(foto ;dok)

POSO RAYA – Wakil Bupati T Samsuri menegaskan tidak akan ada praktek jual beli jabatan dalam penunjukan seorang birokrat menjadi pimpinan SKPD. Hal itu disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan, baru-baru ini terkait pelantikan pejabat eselon II dan akan dilantiknya pejabat eselon III dalam waktu dekat.
“Tidak ada saweran untuk diangkat menjadi pejabat tertentu, tidak pake uang, kerja saja yang bagus, tunjukkan kinerja maka jabatan akan datang sendirinya,”tegas Samsuri. Penegasan ini sebelumnya juga sudah disampaikan Samsuri pada saat memimpin apel pegawai di halaman kantor Bupati Senin (16/1) lalu.
Proses pelantikan para pejabat di jajaran eselon III memang kini menjadi perbincangan hangat mengingat ini merupakan posisi-posisi kunci, dimana mereka yang dilantik adalah pelaksana teknis setiap kebijakan yang dikeluarkan kepala dinas maupun Bupati.
Untuk mengisi posisi camat, sekretaris SKPD maupun kepala bagian melalui proses lumayan ketat meskipun tidak ada uji kompetensi seperti para calon pejabat eselon II. Namun tes kesehatan dan keterangan bebas narkoba menjadi mutlak dipenuhi.
Jual beli jabatan menjadi hangat diperbincangkan masyarakat setelah KPK beberapa waktu lalu menangkap basah bupati Klaten yang diduga menerima setorang hingga miliaran rupiah dari calon pejabat yang menginginkan posisi tertentu didalam pemerintahan. Namun di kabupaten Poso, gelagat itu belum terlihat, apalagi setelah tim saber pungli terbentuk pekan lalu.
Sebelumnya Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan ada 10 daerah di Indonesia yang tengah diawasi dengan ketat terkait jual beli jabatan. Selain Sulteng ada pula Papua Barat, Riau, Banten, Bengkulu, Aceh, Jawa Tengah dan NTT. (IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY