Pendamping Desa Harus Kerja

0
81
Lusiana Sigilipu

POSO RAYA – Para pendamping desa diharapkan aktif dalam menjalankan tugasnya dengan sering turun lapangan dan menemui masyarakat serta berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa dimana dia ditempatkan. Hal itu disampaikan kepala BPMPD, Lusiana Sigilipu saat mendengarkan keluhan warga terhadap pendamping desa mereka yang hanya sesekali datang.

“Seharusnya pendamping desa itu sering mengunjungi desa dampingannya, jangan hanya datang tanda tangan selesai, karena mereka itu di gaji oleh negara,”kata Lusi. Penegasan ini disampaikannya menyusul munculnya keluhan warga mengenai kerja beberapa pendamping desa yang jarang muncul ke desa mereka.
Warga desa Kuku, kecamatan Pamona Utara misalnya, mengeluhkan pendamping desa mereka yang hanya sesekali datang menemui kepala desa dan sekretaris desa sementara perangkat desa lainnya maupun BPD tidak mengetahui adanya pendamping desa mereka. Keluhan atas jarangnya pendamping desa turun ke desa dimana mereka ditempatkan memang sudah lama terdengar. Salah satu sebabnya karena kebanyakan tenaga pendamping desa yang diangkat bukanlah warga desa itu. Sebab penempatan seorang tenaga pendamping bukan kewenangan desa.
Dalam surat Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa tentang penataan ulang lokasi tugas PLD, PD dan TA tahun 2016 lalu meminta agar Penempatan lokasi tugas disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal atau lokasi tugas berdekatan dengan lokasi tempat tinggal.
Tugas para pendamping desa ini tidak mudah, mereka harus membantu pemerintah desa mulai dari pengembangan kapasitas pemerintahan, mengorganisir dan membangun kesadaran kritis warga masyarakat serta memperkuat organisasiorganisasi warga, termasuk memperkuat musyawarah desa sebagai arena demokrasi dan akuntabilitas lokal.(FER)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY