Target PAD Tidak Tercapai

0
53
Iskandar Lamuka

POSO RAYA – Dari target 105 miliar yang disepakati dalam APBD 2016, pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil direalisasikan hanya sekitar 70 miliar rupiah atau sekitar 70 persen. Ketua komisi III DPRD Poso, Iskandar Lamuka mengatakan sejak pembahasan pihak legislatif mempertanyakan dasar penetapan asumsi kenaikan target pendapatan itu.

“Sejak awal pada berbagai pertemuan kami dengan eksekutif pada rapat pembahasan APBD sudah mempertanyakan dari mana angka itu diperoleh sehingga terdapat asumsi PAD akan mencapai 105 miliar. Tetapi pemda sangat yakin bahwa angka ini pasti akan tercapai,”kata Iskandar. Karena  keyakinan itulah  DPRD kemudian mengetuk palu tanda setuju dengan perubahan anggaran di APBD 2016 menjadi APBD-P 2016Bukan hanya kegagalan merealisasikan PAD saja yang mempengaruhi APBD 2016. Penerimaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) juga meleset dari perkiraan. Dalam APBN-P 2016 kabupaten Poso tidak mendapatkan tambahan alokasi dana ini akibat kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran demi menyelamatkan APBN 2016.

Iskandar mengatakan ada dua hal yang menjadi faktor penyebab mengapa kabupaten Poso tidak mendapatkan anggaran dalam APBN-P 2016. Pertama kemungkinan karena pelaporan pemda yang terlambat ke pusat. Keterlambatan tersebut berakibat berbagai program daerah yang dibiayai APBN sudah terlambat masuk di meja banggar yang melakukan proses pembahasan anggaran pada tahun berjalan di tingkat pusat.
Kedua, bisa juga karena kas negara  memang sedang kosong akibat terlambatnya pemasukan kas dari  berbagai  sumber yang menjadi sumber pendapatan negara.
Kesulitan keuangan ini menurut Iskandar jangan lantas membuat ada pihak yang mencari kambing hitam. Menurutnya yang harus dilakukan adalah mencari solusi mengatasinya.”Apapun sebabnya tidak usah dipermasalahkan lagi persoalan ini. Yang terpenting sekarang bagaimana kita mencari solusi untuk mengatasinya,”ujar politisi dari Partai Demokrat ini.(NAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY