Kades Harus Turut Bertanggungjawab

0
127
ilustrasi perampokan

POSO RAYA – Hingga kini sudah 2 kali dana desa yang sudah berada ditangan pemerintah desa di kabupaten Poso dirampok. Setelah bulan Juli 2016 di desa Olumokunde, 120 juta dana desa didalam brankas hilang, pada awal Januari 2017, plt kades Uelincu, Noktrina Tinagari yang membawa uang sebesar 32 juta rupiah juga dirampok oleh orang tidak dikenal ketika terjatuh dari motor saat melintas di jalan curam desa yang dipimpinnya. Menariknya, mengapa ada uang tunai dalam jumlah besar disimpan di kantor desa dan dibawa oleh kades. Padahal bank menjadi tempat menyimpan yang lebih aman.
Menanggapi 2 kali perampokan uang dana desa itu, Sekda Sin Songgo mengatakan jika ditemukan ada unsur kelalaian pribadi, maka kepala desa dan bendaharanya harus turut bertanggungjawab atas kehilangan itu.
“Sanksinya jelas, jika ditemukan ada kelalaian maka harus dikembalikan ke kas negara,”tegas Sin Songgo. Menurutnya kepala desa harus bertanggungawab, sebab seharusnya pejabat desa mengambil uang sesuai dengan kebutuhan saja.
“Misalnya kalau hari itu butuh 20 juta, ya ambil sebesar itu saja, besok kalau butuh lagi pergi ke bank untuk ambil,”kata Sin Songgo. Menurutnya hal itu penting untuk keamanan, karena dana tersebut milik masyarakat yang peruntukannya sudah disusun dalam APBDes.
Dari 2 kasus perampokan itu, hingga kini tidak satupun yang terungkap. Polisi bahkan belum berhasil menemukan pelaku perampokan dana desa Olumokunde tahun lalu, meskipun sejumlah saksi sudah diperiksa namun belum ada tersangka.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY