2000 Nelayan Diasuransikan

0
71
Kadis Yusak Mentara saat menyerahkan sertifikat kartu asuransi jaminan kecelakaan kepada kelompok nelayan PPI Gebang Rejo – Poso Kota. Kamis (5/1) Pagi. Foto: Ferdinand

POSO RAYA – Kepala dinas Perikanan Yusak Mentara mengatakan, tahun ini seluruh nelayan di kabupaten Poso akan di asuransikan. Data di dinas Perikanan dan Kelautan mencatat ada 2000 warga Poso yang berprofesi sebagai nelayan.
“Tahun ini sekitar 2000 anggota nelayan se kabupaten Poso bakal diasuransikan. Adapun saat ini kartu yang tersedia sudah mencapai 1700”kata Yusak Mentara. Saat meninjau dermaga PPI di kelurahan Gebang Rejo, Kamis (5/1) kemarin.
Saat awal memimpin Poso, Bupati Darmin A Sigilipu memang telah bertekad memprioritaskan peningkatan taraf hidup petani dan nelayan di kabupaten Poso. Karena itu lewat lobi ke Kementerian Perikanan dan Kelautan akhirnya pemda Poso berhasil mendapatkan bantuan Asuransi kecelakaan bagi para nelayan. Kartu proteksi ini ditargetkan akan diberikan kepada semua nelayan yang ada dikabupaten Poso dalam waktu secepat mungkin.

Sebagian kartu asuransi itu telah diserahkan kepada sejumlah nelayan saat Yusak  Mentara meninjau dermaga PPI Gebang Rejo, Kamis (5/1) kemarin. Saat itu Yusak di dampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Sartiman Mbe,o dan kepala Seksi Pengawasan dan Pemberdayaan Nelayan Perikanan Tangkap, Tetty C. Pakaya.
“Kami telah diperintahkan oleh bupati untuk se segera mungkin memenuhi asuransi  bagi para nelayan kita.Tahap awal sudah tersedia 1700 kartu Asuransi dan siap kami bagikan”ujar Yusak Mentara kepada Poso Raya saat penyerahan secara simbolis kartu asuransi bernilai ratusan juta itu.
Yusak juga mengatakan untuk daerah bantaran pesisir pantai yang belum memiliki kartu nelayan cukup dengan membawa surat keterangan kepala desa yang membenarkan bahwa  bersangkutan berprofesi sebagai nelayan.
“Untuk daerah bantaran pantai kita memberi spesifikasi khusus. Pertimbangannya  walaupun mereka petani bisa saja mereka juga nelayan. Ini akan berbeda penilaianya  dengan daerah Lore yang tidak memiliki laut,”terang Yusak.
Namun untuk memastikan pekerjaannya cukup mereka membawa surat keterangan dari kepala desa yang membenarkan bahwa bersangkutan itu adalah nelayan.
Guna mendapatkan  kartu jaminan santunan kecelakaan ini, ada  beberapa  persyaratan harus dipenuhi antara lain, Kartu keluarga (KK), KTP dan Kartu nelayan. Penerima asuransi adalah kelompok nelayan yang memiliki alat tangkap sederhana dan bobot mesin di gunakan di bawah 10 GT.
Adapun jaminan yang diberikan kepada pemegang kartu ajaib itu adalah; korban meninggal dunia saat beraktivitas sebagai nelayan diberi santunan Rp. 200.000.000,-. Meninggal dunia saat tidak beraktivitas sebagai nelayan seperti kecelakaan di darat mendapat santunan Rp. 160.000.000,-. Kecelakaan saat beraktivitas sebagai nelayan mengakibatkan  cacat seumur hidup santunanya Rp. 100.000.000, dan yang tidak berakibat cacat seumur hidup mendapat jaminan pengobatan Rp. 20.000,000.  “Bupati sangat perhatian dengan kesejahteraan masyarakat kecil. Makanya semua  upaya dilakukan oleh beliau agar masyarakat Poso dapat sejahtera seperti kita  semua idam idamkan”kata Yusak Mentara. Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY