Pembedayaan Nelayan Tangkap Belum Maksimal

0
95
Karamba

POSO RAYA – Ketua DPC PDI-P Poso Fredrik Torunde menjelaskan bahwa sejak 2016 fihaknya telah menugaskan kepada pengurus partainya Rusdin Gani untuk menyampaikan rencana program pemberdayaan  nelayan tangkap  dan perikanan air tawar di Kabupaten Poso secara bekesinambungan.
Dari pengamatan langsung dilapangan, PDIP Poso menyimpulkan bahwa potensi perikanan air tawar di daerah ini belum terkelola dengan maksimal. Sehingga lanjut Torunde, masih banyak program yang harus didorong agar potensi perikanan di kabupaten Poso bisa dimaksimalkan.
Sebagaimana diketahui selain potensi perikanan di laut teluk Tomini, kabupaten Poso juga punya danau Poso yang memiliki potensi perikanan luarbiasa. Salah satu hal penting yang harus didorong, lanjut Torunde adalah nelayan tangkap.
Dengan potensi yang besar itu, Poso belum mampu memanfaatkannya secara maksimal untuk kesejahteraan para nelayan. Hal ini bisa dilihat jika kita berkunjung ke kampung-kampung nelayan, baik di tepi laut maupun danau. Salah satu sebab belum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan ini adalah alat tangkap minim dan usaha perikanan yang masih minim.
Untuk perikanan air tawar sendiri, pemda masih terfokus pada budidaya Sogili sehingga beberapa potensi perikanan air tawar lainnya tidak maksimal seperti pengembangan sistem keramba disepanjang aliran sungai Poso.
Partainya, kata Torunde melihat potensi itu akan mendorong para pimpinan SKPD yang terkait sumberdaya alam untuk menjadikannya salah satu strategi mengembangkan ekonomi masyarakat dengan cara mengintensifkan budidaya perikanan air tawar maupun laut.(SAM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY