Banyak Ibu Hamil di PPU Masih Ditangani Dukun

0
188
Semua pihak sepakat untuk mendukung program pemerintah untuk menekan angka kematian terhadap ibu dan bayi pada saat persalinan dg mensosialisakan kpd masyarakat untuk mempercayakan proses persalinannya kepada tenaga medis atau Bidan Desa dan Puskesmas. Foto dok

POSO RAYA –Masih banyaknya ibu hamil di kecamatan Poso Pesisir Utara yang melahirkan dengan bantuan dukun beranak, membuat pihak Puskesmas Tambarana menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti yang digelar di aula Kantor Puskesmas baru-baru ini.

Camat Poso Pesisir Utara, Anop Balebu, mengatakan perlunya kerja sama yang baik dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran ibu-ibu hamil untuk melahirkan dengan menggunakan jasa medis atau bidan-bidan yang sudah ditugaskan di desa-desa atau di Puskesmas karena hingga saat masih ditemukan banyak ibu hamil yang proses persaliannya masih ditangani oleh dukun beranak.

Anop mengatakan sosialisasi kepada warga ini untuk mendukung program pemerintah terutama dalam hal menekan angka kematian ibu dan bayi dalam proses persalinan serta bersama sama dengan pihak kesehatan dan keamanan untuk memberantas peredaran obat-obatan dan alat-alat sarana kesehatan yang dijual kepada masyarakat tanpa ijin dari pihak terkait.

“Kecamatan Poso Pesisir Utara merupakan kecamatan yang tertinggi kedua di Kabupaten Poso yang proses persalinannya ditangani oleh dukun beranak Kepala Puskesmas menyerahkan sepenuhnya kepada Kepala Desa untuk absensi kehadiran Bidan Desa di wilayah desa masing, Ini bertujuan untuk mempermudah mengontrol Bidan Desa yg tidak berada di desa binaannya” ungkap Tony kepala puskesmas PPU

Dukungan juga disampaikan oleh Kapolsek Poso Pesisir Utara Ipda Supriadi Bakri, dengan mengerahkan personil Polsek PPU untuk membantu mensosialisasikan kepada masayarakat agar mempercayakan proses persalianan kepada bidan desa atau tenaga medis yang ada di Puskesmas.

Pada kesempatan yang sama itu juga Kapolsek PPU menghimbau kepada tenaga medis atau bidan desa agar berkoordinasi dengan pemerintah atau aparat keamanan terdekat bilamana mendapatkan ibu hamil yg hendak melahirkan yang status kependudukannya tidak jelas atau tidak terdaftar sebagai penduduk diwilayah yang ada, ataupun yang terdaftar dalam DPO yang diburu aparat keamanan.

Pada kegiatan ini Semua pihak sepakat untuk mendukung program pemerintah untuk menekan angka kematian terhadap ibu dan bayi pada saat persalinan dengan mensosialisakan kepada masyarakat untuk mempercayakan proses persalinannya kepada tenaga medis atau Bidan Desa dan Puskesmas, Lintas Sektoral Kecamatan. PPU akan bersama memberantas peredaran obat maupun alat dan sarana medis lainnya yang beredar dilingkungan masyarakat wilaya PPU tanpa ijin dari pihak terkait.(RIF)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY