Bukti Kesadaran Warga Makin Tinggi

0
91
Peluru yang diserahkan warga kepada Satgas Tinombala.(foto :Mitha Meinansi)

POSO RAYA – Situasi yang terus membaik di wilayah Poso dan pola pendekatan dari baik Polisi maupun TNI yang yang lebih humanis kepada masyarakat, mulai menumbuhkan simpati dan kepercayaan terhadap keseriusan pemerintah dalam menghilangkan stigma negatif tentang  Poso, yang identik dengan kekerasan sebagai daerah bekas konflik. Salah satunya adalah langkah warga kelurahan Lawanga, Poso Kota Utara yang menyerahkan 100 butir peluru aktif kepada aparat keamanan.

Warga yang meminta namanya tidak disebutkan itu, menyerahkan 100 butir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter, dari lima kotak yang masing-masing berisikan 20 butir.

Dari warga itu juga diperoleh informasi bahwa peredaran senjata ditengah masyarakat pada saat konflik komunal 15 tahun silam sangat banyak sekali. Sebagian besar sudah banyak diserahkan kepada aparat. Namun, ada juga yang merasa takut kalau menyerahkan senjata, akan diproses hukum nantinya. Sehingga pemilik barang-barang terlarang itu, lebih memilih diam.

Juru bicara Operasi Tinombala, AKPB Hari Suprapto membenarkan adanya penyerahan amunisi tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil penggalangan dari Satgas Tinombala, kepada masyarakat Poso.
“Barang buktinya sudah diamankan oleh tim Satgas Tinombala. Kami berharap sikap proaktif dari semua masyarakat di Poso,” ujar Hari Suprapto saat dikonfirmasi Poso Raya.

Semoga dengan pendekatan yang baik, antara aparat keamanan dengan warga di Poso, akan membuat warga lebih terbuka dan bisa membantu pemerintah  mewujudkan kembali damainya Poso, bebas dari stigma kekerasan dan kerusuhan.  (MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY