Penertiban Penambang Liar Dongi-Dongi

0
97
Kapolda Sulteng Brigjen Rudi Sufahriadi saat mengecek kesiapan personil gabungan pada apel pasukan yang dilaksanakan di halaman Mapolda Sulteng pada Rabu 31 Agustus 2016. FOTO : Humas Polda Sulteng.

POSO RAYA – Untuk menertibkan ratusan penambang emas illegal di dusun Dongi–Dongi yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Polda Sulteng mengerahkan 1.111 personil gabungan dari beberapa instansi terkait. Penertiban tersebut dilaksanakan mulai Kamis 1 September kemarin hingga 3 hari kedepan.

Sebelum operasi penertiban tersebut dilakukan,sehari sebelumnya Kapolda Brigjen Rudi Sufahriadi memimpin apel pasukan yang dilaksanakan di halaman mapolda Rabu. Dalam penertiban kali ini, sejumlah instansi disertakan. Berbeda dengan operasi sebelumnya, kali ini dilakukan pola penegakan hukum tanpa kekerasan.

Dalam melaksanakan operasi penertiban Polda Sulteng yang bekerja sama beberapa instansi terkait itu, menggunakan pola operasi penegakan hukum tanpa kekerasan.

“Operasi penertiban penambang ilegal itu, dilaksanakan dengan santun, hal tersebut dilakukan agar tidak ada warga masyarakat serta anggota aparat yang terlibat dalam operasi itu, menjadi korban,” kata Kapolda.

Diketahui, sebelum melaksanakan operasi penertiban Polda Sulteng juga melakukan sosialisasi kepada penambang yang masih melakukan aktivitas di kawasan Dongi – Dongi, dengan melakukan sosialisasi tentang dampak buruk yang di timbulkan dari aktivitas penambangan itu.

Wilayah TNLL itu, terbagi dua yang sebagian wilayah tersebut masuk dalam Kabupaten Sigi, dan sisanya berada di Kabupaten Poso. Lokasi penambangan ilegal itu masuk dalam wilayah Kabupaten Poso, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY