Camat Lore Utara Klaim Dongi-Dongi Sudah Bersih

0
130
Sosialisasi penutupan tambang liar Dongi-Dongi kepada warga dan penambangnya oleh Kasat Bimas Polres Poso, AKP Alfian J Komaling(foto ;dok)

POSO RAYA – Pasca maklumat Kapolda yang memerintahkan seluruh aktifitas penambangan liar di Dongi-Dongi dihentikan. Kini kawasan seluas hampir 20 hektar itu sudah mulai kosong. Tidak ada lagi aktifitas penggalian lubang oleh para penambang liar. Hal itu disampaikan oleh Camat Lore Utara, Yamson Tokare kepada Poso Raya, Kamis (1/9) kemarin.
“Hingga kemarin, lokasi areal tambang liar di Dongi-Dongi itu sudah sepi, tidak ada lagi yang menambang,”katanya via telepon selulernya. Dalam catatan pemerintah, menurut Yamson, ada sekitar 13 hektar areal yang ditinggalkan para penambang dalam keadaan rusak sehingga membutuhkan rehabilitasi. Dinas Kehutanan provinsi rencananya akan memberikan 17 ribu bibit tanaman keras untuk mengembalikan kawasan itu sebagaimana fungsinya sebagai paru-paru dunia.
Pemerintah kecamatan Lore Utara, kata Yamson dilibatkan sebagai bagian dari pokja rehabilitasi dengan melibatkan masyarakat juga didalamnya sebagai tenaga kerja yang akan menanam bibit pohon Meranti, Nantu dan tanaman keras lainnya.
Salah seorang warga desa Wuasa, Lore Utara, Yohanes atau akrab disapa papa Koba berharap, rehabilitasi kawasan eks tambang Dongi-Dongi tidak hanya dengan menanam pohon saja, tetapi juga harus melibatkan masyarakat sekitarnya untuk menjaga keamanan dan merawat tanaman itu.
“Intinya agar bisa memberikan lapangan kerja bagi masyarakat setempat‚ÄĚharap Yohanes. Bersama warga Napu dan Dongi-Dongi lainnya, Yohanes ingin melihat lokasi yang kini sudah rusak itu bisa kembali hijau.(SAM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY