Sebagian Besar Perusahaan Garap Energi Listrik

0
325
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Energy II di desa Sulewana.(foto :economipos.com)

POSO RAYA – Sejumlah investor ternyata sudah menaruh dananya di Poso pada sejumlah bidang usaha. Data di Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu kabupaten Poso mencatat aliran dana yang masuk sebesar Rp 6.573.658.563.825.
Dari 9 perusahaan yang sudah mengalirkan dananya ke kabupaten Poso, sebagian besar menggali potensi energi listrik.
Tercatat sejak tahun 2005 PT Poso Energy yang mengoperasikan PLTA Poso II menggelontorkan modalnya sebesar 2,94 triliun, kini perusahaan milik keluarga Kalla itu kembali membangun PLTA lewat perusahaan PT Poso Energi Satu Pamona menginvestasikan uang mereka di sektor yang sama namun dengan jumlah yang sedikit lebih besar yakni 2.95 triliun.
Dibawah kedua perusahaan ini, ada pula PT Kilo Trans Energi dengan investasi sebesar 185 miliar rupiah, perusahaan ini menggarap sumber energi listrik di wilayah desa Maranda, Poso Pesisir Utara.Selanjutnya ada PT Arkora Sulawesi Selatan dengan nilai investasi Rp 837.191.725 disusul lagi PT Hidro Arkora Sulawesi dengan nilai investasi Rp 784.190.340. Adapun perusahaan terakhir yang menggarap sektor energi listrik di kabupaten Poso hingga saat ini adalah PT Arjuna Hydro sebesar Rp 234.793.651. Banyaknya perusahaan listrik yang menanamkan modalnya di kabupaten Poso mengukuhkan daerah ini sebagai lumbung energi di sulawesi.
Selain di sektor energi ada pula investasi dari perusahaan perkebunan dari kelompok Astra yakni PT Sawit Jaya Abadi (SJA) II yang membuka perkebunan sawit sekitar 8 ribu hektar di kecamatan Pamona Timur hingga Tenggara dengan nilai investasi Rp 355.295.466.183. Disektor perdagangan ada PT Poso City Mall dengan investasi sebesar 70 miliar rupiah dan sektor UMKM dengan nilai investasi 65,6 miliar rupiah.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Farid Awad kepada media ini beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya terus mempermudah perizinan dalam berinvestasi di Poso termasuk memberikan informasi potensi kekayaan alam Poso yang bisa dikelola oleh para investor.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY