Pertemuan Informal Bahas Sultim

0
246
Sejumlah delegasi dari DPRD Poso dan FKP3 Sultim bertemu dengan pansus DOB Sulteng DPRD provinsi, Senin (29/8) kemarin di gedung DPRD provinsi, Palu. (foto :samsol batubara)

POSO RAYA – Pansus DPRD Provinsi yang membahas pemekaran Sultim yang diketuai Akram Kamarudin bertemu dengan sejumlah perwakilan dari kabupaten Poso yang dipimpin oleh Munawir di gedung DPRD, Senin (29/8) kemarin. Pertemuan itu berlangsung secara informal.
Akram Kamarudin yang ditemui Poso Raya mengungkapkan, pertemuan yang bersifat informal itu dilakukan sesuai petunjuk ketua DPRD Aminudin Ponulele. Karena sifatnya yang informal maka pertemuan itu tidak bisa diharapkan membawa perubahan apapun terkait posisi Poso dalam pemekaran daerah otonomi baru itu.
Meski begitu pertemuan pansus DOB Sultim denganj delegasi Poso yang terdiri dari para anggota DPRD dan FKP3 Sultim membawa 3 pesan politik bagi para anggota pansus provinsi.
Pesan pertama adalah mempertanyakan alasan dan dasar mengapa Poso dikeluarkan dari wilayah Sultim. Pesan kedua, agar anggota DPRD provinsi maupun fraksi yang ada di DPRD jangan menggelar paripurna dulu terkait sultim sebelum membahas kembali persoalan ini dari awal. Pesan ketiga khusus ditujukan kepada para anggota DPRD provinsi dari dapil V yang meliputi Poso, Touna, Morowali dan Morowali Utara melihat secara adil alasan dikeluarkannya Poso dari Sultim tanpa alasan jelas.
Dalam pertemuan itu pula Zulfakar Nasir membantah pernah menyatakan bahwa dia pernah mengeluarkan pernyataan Poso tidak layak masuk Sultim karena alasan keamanan.
Dia berharap kepada para delegasi Poso untuk menyampaikan klarifikasinya itu sehingga tidak menimbulkan mis komunikasi antara DPRD provinsi dengan masyarakat Poso.
Namun meski pertemuan itu bersifat informal, Akram Kamarudin memberikan kesempatan kepada DPRD Poso maupun FKP3 untuk berkirim surat secara resmi kepada DPRD Provinsi agar bisa digelar pertemuan resmi.
Selain menemui DPRD Provinsi, para tokoh pemekaran seperti Munawir, Frits Sampurnama serta beberapa anggota DPRD Poso lainnya juga dijadualkan bertemu Gubernur Longki Djanggola untuk menyampaikan permasalahan yang terkait Sultim.(SAM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY