168 Titik Rawan Bencana di Poso

0
218
Wakil Bupati Ir Samsuri Saat memberikan sambutan pada Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Kajian Risiko Bencana Kabupaten/Kota Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua dan NTT Tahun Anggaran 2016 yang dilaksanakan di Aula Hotel Wisata Poso. Senin (29/8). Foto : Dok humas Pemda Poso

POSO RAYA – Kondisi geografis kabupaten Poso yang terdiri atas bukit, pegunungan, danau, laut dan sungai selain merupakan potensi juga bisa menjadi ancaman bila tidak dikelola dengan baik, terutama terkait dengan perubahan cuaca global yang bisa memicu bencana alam. Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) kabupaten Poso menunjukkan adanya 168 titik rawan bencana di daerah ini.
Banyaknya titi rawan itu terungkap dalam Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Kajian Risiko Bencana yang dilaksanakan BNPB Senin (29/8) kemarin.  Wakil Bupati T Samsuri yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, pertemuan itu merupakan langkah strategis untuk menyusun kajian bencana secara cepat dan efektif.
“Kondisi geografis Poso dengan potensi yang luar biasa, seperti lautan, pegunungan, perbukitan, danau, sungai dan daratan yang menyimpan banyak potensi kekayaan alam yang berlimpah juga menyimpan kerawanan bencana alam dari kondisi geografisnya apalagi adanya cuaca ekstrim yang tidak menentu akibat global warming sehingga pengaruh buruknya sulit dihindari yang dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan dan sebagainya,”kata Samsuri. Dia berharap BNPB bersama instansi terkait dan kalangan LSM membuat kajian resiko bencana dengan melibatkan masyarakat luas didalamnya sehingga penanganan dan pencegahan bencana alam sedini mungkin dapat diprogramkan dan dilaksanakan dengan lebih baik dimasa mendatang.

Sementara itu Kepala BNPB Kabupaten Poso, Masdian Mentiri, menjelaskan, berdasarkan indeks resiko bencana alam, tahun 2013 kabupaten Poso merupakan salah satu daerah yang memiliki indeks risiko bencana tinggi.

“Indeks risiko bencana tinggi yaitu sekitar 168 titik, hal itu menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Poso rawan terpapar akibat bencana, dengan kegiatan ini sehingga nantinya dapat menyusun rencana penanggulangan bencana dan rencana aksi daerah pengurangan risiko bencana sebagai referensi untuk penyusunan RPJMD Kabupaten/Kota,” ujarnya. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY