Kajian Tim Independen Rekomendasikan Luwuk Ibukota

0
607
Zulfakar Nasir

POSO KOTA – Setelah melewati perjalanan panjang dan alot, akhirnya DPRD Sulteng merestui berdirinya  Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Sulawesi Timur (Sultim) dalam rapat paripurna yang digelar pekan lalu. Seluruh fraksi di DPRD Provinsi sepakat untuk menerima pembentukan  provinsi baru tersebut secara aklamasi.
“Seluruh  fraksi DPRD Sulteng telah menyepakati pembentukan Sultim,” Kata Zulfakar Nasir anggota  Komisi III DPRD Sulteng kepada Poso Raya.
Dalam rancanganya, provinsi Sultim telah di sepakati pula bahwa Luwuk yang berhak sebagai ibukota.
“Pengajuan Luwuk sebagai ibukota Sultim secara umum telah diterima pula oleh semua anggota DPRD, tetapi didalamnya masih ada catatan yang di berikan kepada Panitia kerja DOB Sultim. Kami menerima pembentukan Sultim sesuai pengajuan panitia Kerja Persiapan DOB Sultim yang telah terbentuk sebelumnya,”kata Zulfakar lagi.
Dukungan Luwuk sebagai ibukota Sultim menurutnya didasari pula rekomendasi yang pernah disampaikan oleh tim independen dari Universitas Gajah Mada  (UGM) yang diberikan tugas melakukan kajian kelayakan ibu kota dari 2 kandidat yakni Poso dan Luwuk.
Setelah melakukan penelitian, akhirnya tim pengkaji dari UGM memberi rekomendasi kepada kabupaten Luwuk sebagai daerah persiapan ibukota  provinsi. Daerah itu dianggap lebih siap dari segi infrastruktur daerah termasuk management.
Gagalnya kabupaten Poso masuk rekomendasi salah satu penyebanya  adalah kondisi keamanan yang dinilai belum stabil. Diketahui, persiapan Sultim bukanlah isyu baru terjadi sekarang tetapi sudah sejak beberapa tahun silam. Pada  awalnya Poso merupakan wilayah yang palin aktif menyuarakan pembentukan sultim. Beberapa orang yang bertahan pada saat itu diantaranya  Sawerigading Pelima, saat masih menjabat ketua  DPRD Poso. Dalam perkembanganya Kabupaten Luwuk Banggai masuk pula sebagai daerah yang  siap sebagai ibukota Sultim. Terkait gagalnya kabupaten Poso sebagai ibukota  Sultim, Zulfakar menyatakan, DPRD Sulteng masih akan membahasnya dalam rapat pansus berikutnya. “Terkait gagalnya Poso masuk dalam rekomendasi kami masih akan bahas di pansus DPRD dalam waktu dekat ini,” Kata politisi Demokrat tersebut. Nan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY