Warga Mulai Tempati Rumah Baru

0
104
Salah satu rumah warga yang menjadi sasaran Opster, telah rampung dikerjakan (Foto : Dokumentasi Penerangan Satgas Opster)

POSO KOTA – Hidup sehat dimulai dari lingkungan disekitar kita, khususnya dirumah yang kita tempati. Inilah tujuan utama dari pelaksanaan Opster TNI Sintuwu Maroso 2016 di kabupaten Poso saat ini. TNI bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso ingin mengembalikan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang hidupnya masih jauh dari standarisasi layak, baik dari sisi perekonomian ataupun dari sisi kesehatan. Dalam pelaksanaan Opster tahun ini, kabupaten Poso memperoleh alokasi 100 unit rumah RTLH untuk direnovasi.

Untuk memastikan hasil pelaksanaan Opster yang di Komandani oleh Dansatgaster Kolonel Infanteri Muhammad Saleh Mustafa kali ini, apakah sudah berjalan dengan baik sesuai rencana? Dansatgaster  memerintahkan Pasiter Satgaster Letda Infanteri Albert Essing untuk meninjau secara langsung hasil Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta manfaatnya bagi masyarakat di tujuh desa, di antaranya desa Pantangolemba, desa Taunca, desa Trimulya, desa Towu, desa Tokorondo, desa Masani dan desa Masamba.
Rumah salah satu target, Hamsa 57 tahun di desa Tokorondo saat ini sudah selesai pengerjaannya, dan kondisinya saat ini jauh lebih sehat dan layak huni, dibandingkan kondisi sebelumnya yang sangat kumuh dan mau roboh.
Perasaan senang dan bahagia pun diperlihatkan Hamsa yang kurang paham berbahasa Indonesia. Saat berbincang-bincang, Hamsa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Babinsa yang telah mendata dan memasukkan rumahnya pada program bedah rumah tersebut. “Terima kasih pak Babinsa,” ungkapnya.
Perasaan serupa juga dirasakan oleh Made Soleman, Solihin dan Wayan, warga desa Trimulya, kecamatan Poso Pesisir Utara. Saat dikunjungi Dansatgas Opster, kondisi rumah-rumah tersebut memang sudah berubah dan kelihatan lebih layak huni dari sebelumnya. Betapa tidak, rata-rata rumah yang terkena RTLH tersebut dulunya hanya berlantaikan tanah, sekarang sudah berlantai keramik dari ruang tamu hingga kamar, sesuai dengan bestek yang direncanakan oleh TNI dan Pemda kabupaten Poso.

Secara umum dari 100 sasaran RTLH yang diprogramkan untuk direnovasi sampai dengan saat ini, sudah 90 % selesai sementara yang sisanya masih dalam tahap finalisasi pengecatan.
Dalam pelaksanaan renovasi RTLH ini, TNI selaku pelaksana pengerjaan tidak kaku dengan bestek yang telah diprogramkan yaitu semi permanen. Tetapi TNI juga memberi kesempatan kepada pemilik rumah apabila berkeinginan untuk menjadikan rumahnya full permanen, atau over prestasi seperti rumah Hamza, yang kondisi rumahnya saat ini sudah full permanen sesuai keinginannya.(MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY