Rindu Orang Tua Bikin Jumri Menyerah

0
109
Jumri alias Tamar, salah seorang DPO anggota Majelis Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang akhirnya menterahkan diri kepada aparat keamanan Jumat dinihari (5/8) lalu.(foto :mitha meinansi)

POSO KOTA – Satu dari 18 orang sisa target operasi perburuan sisa kelompok Majelis Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menyerahkan diri kepada aparat keamanan di Ratulene, Poso Pesisir. Penyerahan diri itu dilakukan melalui seorang keluarganya.Rasa rindu kepada keluarga, terutama ibundanya menjadi alasan utama Jumri alias Tamar menyerahkan diri.
Penyerahan diri salah satu DPO ini berlangsung aman dan damai pada Jumat (5/8) dinihari setelah dibonceng menggunakan motor turun dari dusun Tamanjeka.

Hidup didalam hutan, dengan serba ketidakpastian dan menjadi target buruan aparat keamanan akhirnya membuat Jumri memilih menyerah.
“Karena saya ingi ketemu dengan orang tua saya. Saya rindu keluarga,”aku Jumrin kepada Poso Raya,Jumat (5/8) siang, saat dirinya masih dalam penanganan Satgas BIN.
AKBP Hari Suprapto, Kabid Humas Polda Sulteng, yang juga juru bicara Operasi Tinombala, mengatakan hingga kini Jumrin masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik dari Densus 88.
Tidak lama setelah menyerahkan diri. Ibunda Jumri bersama adik dan seorang saudara iparnya datang dari Maros, Sulsel untuk bertemu dengannya.
Dengan penyerahan diri ini, tersisa 17 orang DPO lagi yang masih berada dalam hutan. Sebelumnya Kapolda Brigjen Rudi Sufahriadi menyerukan kepada seluruh DPO untuk menyerahkan diri. Kapolda menjamin mereka yang menyerah akan diperlakukan dengan baik dan diproses berdasarkan hukum yang berlaku.(MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY