Danrem : Dendam Membuat Pembangunan Poso Terhambat

0
179

POSO KOTA– Untuk lebih mendekatkan dan menjalin tali silahturahmi dengan seluruh kelompok masyarakat, Danrem 132 Tadulako, Kolonel Muh Saleh Mustafa yang juga Dansatgaster melaksanakan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama di Kecamatan Poso Pesisir tepatnya di Dermaga Laut Kodim 1307/Poso. Sabtu, (30/7) lalu.
Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa dalam sambutannya pada pertemuan itu mengatakan pertemuan itu bertujuan untuk saling memahami dan menjalankan agama sesuai dengan hakikatnya serta tidak menjadikan dalil-dalil agama sebagai cara untuk menanamkan rasa kebencian serta dendam kepada agama lain.
“Permasalahan keamanan dan kedamaian yang terjadi di Poso saat ini pasca terjadinya konflik di masa lalu karena masih adanya perasaan dendam dan kebencian sehingga mengakibatkan proses pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi terhambat,”kata Danrem.
Ditempat yang sama, Sairin tokoh masyarakat desa Tabalu mengucapkan terima kasih kepada TNI atas program-program pendekatan secara persuasif yang dilakukan selama ini, dilaksanakan termasuk dengan program Opsternya dalam memulihkan psikologi masyarakat pasca terjadinya konflik.
Pendekatan persuasif menurut Sairin sangat perlu dilakukan dalam pemulihan stabilitas keamanan di Poso agar tidak ada lagi korban yang jatuh sia-sia yang bisa menimbulkan luka baru terhadap keluarga yang ditinggalkan, khususnya bagi anak-anak DPO yang telah tewas. Sairin berharap, negara turut serta ambil bagian dalam membina anak-anak ini agar mendapat pendidikan layak seperti anak-anak lainnya.

Aparat lanjut Sairin, diharapkan bisa melakukan pendekatan kepada mereka yang masih ada di gunung untuk menyerah dan mempertanggung jawabkan pilihannya tersebut dihadapan hukum agar setelah itu dapat hidup kembali bersama-sama keluarga dan bersama-sama membangun Poso yang lebih baik.
Pemerintah melalui Menkopolhukam belum lama ini menyatakan akan mempertimbangkan memberi pengampunan apabila mereka mau turun gunung dan menyerahkan diri dengan penuh kesadaran.AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY