Tiga Desa Diharap Miliki Perdes

0
155
Suasana pertemuan bersama Bapak Bupati Poso, Dandim 1307 Poso dengan beberapa Kepala Dinas, Camat dan Beberapa Kepala Desa Kec. Pamona tenggara untuk membahas Penertiban hewan ternak Bertempat di Balai Desa Korobono, Rabu (27/7). FOTO : Yoanhes Lita

POSO KOTA – menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Bapak Bupati Poso, Dandim 1307 Poso dengan beberapa Kepala Dinas, Camat dan Beberapa Kepala Desa Kec. Pamona tenggara tentang masalah penertiban ternak yang berada di wilayah Goeni Desa Korobono Kecamatan Pamona Tenggara. Bertempat di Balai Desa Korobono telah dilaksanakan pertemuan untuk membahas hal tersebut. Rabu (27/7).

Pertemuan dihadiri oleh Camat Pamona Tenggara Desmon Mewalo, Kapolsek Pamona Selatan IPDA I Wayan Suwidana, Danramil Pamsel di wakili oleh Pelda Khirenius, Kepala Cabang Dinas Pertanian Keceamatan Pamteng I Putu Swastika, Petugas Pertenakan Erick Badilo ST, Kepala Desa Korobono, Kepala Desa Tokilo, Kepala Desa Tindoli, para pemilik ternak dari 3 desa yang dihadiri kurang lebih 70 orang.

Dalam sambutan Camat Pamona Tenggara Desmon Mewalo mengatakan, Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil petemuan dengan Bupati Poso tentang masalah Penertiban ternak Di wilayah Kec. Pamteng Khususnya di tiga Desa yakni Desa Tokilo, Desa Tindoli, Desa Tolambo dan Desa korobono.

“Dari hasil pertemuan itu kita sepakat untuk melakukan pendataan kepada pemilik ternak dan juga jumlah ternaknya, nantinya setiap spmilik ternak dari tiga desa itu, berpartisipasi mengumpulkan dana sebesar 50.000 per ekor, untuk pembuatan tanggul dan pagar berduri antara lokasi percetakan sawah dan lokasi ternak serta mengumpulkan tiang kayu bagi pemilik ternak 1 tiang per ekor,” katanya.

Lanjutnya, selain kesepakatan itu, tiga desa tersebut, diharapkan memiliki peraturan Desa (Perdes) tentang penertiban hewan ternak.

Di tempat yang sama Kapolsek Pamona Selatan Ipda I Wayan Suwidana menambahkan, pertemuan yang membahas tentang penertiban hewan ternak yang ada di tiga desa tersebut dapat memperhatikan ternaknya agar tidak mengganggu program pemerintah tentang percetakan sawah baru.

“Sesuai dengan agenda yg dibahas dalam pertemuan ini tentang penertiban ternak yang ada di tiga desa yakni Tokilo, Tindoli dan Tolambo terkait dgn adanya percetakan sawah baru di desa korobono yg sesuai data awal adalah seluas 174 Hektar saat ini hanya 99 hektar, ini merupakan program pemerintah melalui Dinas Pertanian yg bekerjasama dengan pihak TNI, untuk itu saya berharap agar pemilik ternak dapat menjaga ternaknya sehingga tidak mengganggu tanaman sawah masyarakat yang lainya, sehingga apa yang telah di proggramkan pemerintah itu dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Di ketahui surat peringatan yang dikeluarkan oleh Koramil Pamsel terhadap pemilik ternak yang dikeluarkan pada pertemuan sebelumnya minggu 17 juli 2016 dengan Bupati Poso Darmin A Sigilipu bertempat di Kompi Senapan A Pendolo Dandim telah mencabut surat tersebut, karena dianggap ada perkataan yang tidak pantas.

“Jika ada masalah tentang hewan ternak itu, sudah ada ketentuanya dan apabila salah dan melakukan pembunuhan terhadap hewan ternak itu akan dikenakan sangsipidana,” jelasnya.
Masih di tempat yang sama Pelda Khirenius (mewakili Danramil pamsel) menanggapi isi dalam surat tersebut, “Dengan surat yang saya keluarkan memang ada kata – kata agak keras tapi tidak ada tujuanya untuk menyengsarakan, dan saya bersyukur dengan surat yg saya keluarkan hal tersebut menjadi perhatian dari semua pihak termasuk pemda,” ucapnya. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY