Anggaran SKPD yang Tak Capai Target Bakal Dikurangi

0
107
Okto Lebang

POSO KOTA – Tahun ini pemerintah daerah menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 69,1 miliar dalam APBD 2016. Apakah ini akan tercapai? dari hasil evaluasi pencapaian pendapatan Rabu (28/7) kemarin diketahui kalau hingga 25 Juli 2016 target ini baru terealisasi sebesar 33,9 miliar atau 48 persen.
Kepala Dinas Pendapatan Oktovianus Lebang mengatakan, meski pencapaian ini belum sampai setengahnya, namun dia optimis diakhir tahun bisa terealisasi. Tahun sebelumnya pencapaian target PAD Poso hanya mencapai sekira 78 persen saja dari target yang dibebankan.
Meski masih optimis pencapaian PAD akan tercapai namun Okto juga mengungkapkan beberapa kendala yang bisa mengganjal, diantaranya adalah kinerja SKPD yang dibebankan target pendapatan yang tidak maksimal.
“Sejak 2014 ada SKPD yang seperti jalan ditempat,”katanya tanpa mengungkapkan SKPD yang kinerjanya tidak memperlihatkan peningkatan. Namun dari data realisasi penerimaan PAD selama triwulan pertama, memang terlihat sejumlah SKPD yang hingga akhir Juli realisasi pendapatannya sangat rendah, bahkan tidak mencapai 25 persen dari target namun ada pula yang sudah melampaui target yang ditetapkan.
Badan Diklat ASN adalah yang sudah melampaui target dengan capaian 104 persen. Sementara Dinas pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi salah satu SKPD yang pencapaian PADnya masih pada angka 7,9 persen. Dari target 1,2 miliar yang dibebankan dalam APBD 2016 hingga kini baru terealisasi sebesarĀ  94,4 juta rupiah.
Menariknya, dari tahun ke tahun semua SKPD yang jadi ikon pembangunan tidak pernah mencapai target PAD yang dibebankan, padahal anggaran APBD ke SKPD ikon yakni Pariwisata, Kumperindag dan Pertanian sangat besar.
“Sekda sudah memberi warning, bagi SKPD yang dibebankan target PAD tapi tidak mencapainya akan mendapat pengurangan alokasi anggaran dalam APBD,”kata Okto Lebang.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY