Stop Stigma Poso Pusat Terorisme

0
224

POSO KOTA – Keberadaan kelompok radikal bersenjata yang hingga kini masih diburu aparat keamanan yang menggelar operasi Tinombala 2016 di kawasan hutan kabupaten Poso membuat citra kabupaten ini sebagai sarang teroris belum lekang.
Wakil Ketua DPRD, Soeharto Kandar, mengatakan, stigma negatif itu sangat tidak menguntungkan masyarakat di daerah ini. Meski pembangunan berjalan, namun kesannya kalah dari cap pihak luar yang lebih mengenal Poso sebagai daerah konflik yang tidak berkesudahan.
“Stigma negatif itu sangat mempengaruhi perekonomian di daerah kita. Investasi akan tersendat,”kata politisi Golkar ini. Soeharto mengajak semua pihak untuk berupaya menghentikan semua stigma negatif itu.
Kesan Poso sebagai daerah bersarangnya para pelaku teror sulit dihindari dengan kenyataan masih adanya letupan-letupan gangguan keamanan sejak deklarasi Malino disepakati 20 Desember 2001 silam.
Aksi-aksi terorisme mulai dari peledakan bom, penembakan hingga mutilasi membuat kesan itu terus bertahan, menjadikan Poso sebagai daerah yang memiliki potensi wisata luarbiasa tertutup dengan banyaknya aksi kekerasan yang terjadi dan merenggut nyawa orang Poso sebagai korbannya.(SAM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY