Kapolda: Kami Akan Memburu Pengganti Santoso

0
144
Penanggung jawab operasi Tinombala Brigjen Rudy Sufahriadi usai menyampaikan maklumatnya di damping wakil penanggung jawab operasi Brigjen TNI Ilyas Alamsyah dan kepala operasi Kombes Pol Drs. Leo Bona Lubis di Mapolres Poso usai menggelar barang bukti, Sabtu (23/7). FOTO : FHANDY

POSO KOTA – Tewasnya pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso pada senin 18 Juli 2016, di wilayah desa Tambarana Poso Pesisir Utara, Penanggung Jawab Operasi Tinombala, Brigjen Rudy Sufahriadi mengeluarkan maklumat yang ditujukan bagi anggota MIT yang tersisa saat ini. Maklumat tersebut disampaikan di Mapolres Poso, Sabtu (23/7).

“Lebih baik menyerahkan diri kepada kami agar perkara hukumnya diselesaikan dengan benar sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Brigjen Rudy Sufahriadi yang juga menjabat Kepala Polda Sulteng.

Lanjut Rudy, tewasnya Santoso, bukan menjadi akhir Operasi Tinombala.

“Operasi Tinombala tetap dilanjutkan  sampai menangkap mereka semua,” jelasnya. Dari data yang didapatkan, sejak tewasnya pemimpin MIT tersebut, ia menyatakan tidak ada pengganti Santoso.

“Dari Data yang didapatkan melalui hasil pemeriksaan dan data intelijen tidak ada pengganti Santoso, jika ada yang berani menggantikan Santoso, kami akan memburunya,”ucapnya.

Tewasnya Santoso dan Muchktar juga tertangkapnya Jumiatun alias Atun alias Umi Delima yang merupakan istri kedua Santoso, dengan demikian, jumlah orang dalam kelompok MIT yang masuk dalam daftar buron berjumlah 18 orang, diketahui dua di antaranya perempuan. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY