Pasokan Logistik Berhasil Diputus

0
113
Penanggung jawab operasi Tinombala Brigjen Rudy Sufahriadi di damping wakil penanggung jawab operasi Brigjen TNI Ilyas Alamsyah dan kepala operasi Kombes Pol Drs. Leo Bona Lubis saat menunjukan barang bukti yang didapatkan Satgas Tinombala saat melakukan penyisiran usai tewasnya Pemimpin MIT Santoso dan anggotanya Mucktar bebera[pa waktu lalu di seputar wilayah Tambarana, Poso Pesisisr Utara. Sabtu (23/7). FOTO : FHANDY

POSO KOTA– Setelah tewasnya Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan satu pengikutnya Muchtar di pegunungan Tambarana, Poso Pesisir Utara, Senin 18 Juli 2016 lalu, Satuan Tugas (Satgas) Tinombala menyisir lokasi Baku tembak dan mendapatkan beberapa barang bukti di lokasi tersebut, diantaranya senjata M16 dan sebuah handpone canggih merk Samsung S4. Namun tidak ditemukan bahan makanan yang memadai sehingga disimpulkan, pasokan logistik kelompok ini telah berhasil diputus.

Penanggung jawab Operasi Tinombala, Brigjen Rudy Sufahriadi di dampingi  wakil penanggung jawab Operasi, Brigjen TNI Ilyas Alamsyah dan kepala operasi Kombes Pol Leo Bona Lubis menunjukan sejumlah barang bukti yang diperoleh dari hasil penyisiran yang dilakukan Satgas Tinombala pasca baku tembak yang menewaskan Santoso itu.

“Barang bukti yang ada saat ini, merupakan barang bukti milik Santoso dan Muhctar yaitu satu buah telepon genggam, senjata tipe M16 beserta beberapa magazine dan beberapa butir peluru, alat memasak, beberapa buah parang dan gunting, baju dan celana loreng,” kata Kapolda Sulteng kepada sejumlah wartawan di Polres Poso saat melaksanakan gelar barang bukti, Sabtu (23/7).

Rudy melanjutkan, selain barang bukti tersebut, Satgas Tinombala juga menemukan beberapa bungkus Kopi, gula, ubi dan sayuran.

“Ditemukannya beberapa bungkus Kopi, gula, ubi dan sayuran itu, saya menyatakan bahwa Kelompok Santoso tidak mendapatkan suplay makanan dari bawah, Kelompok santoso hanya mendapatkan makanan tersebut dari hutan dan untuk kopi dan gula yang baru itu, mereka dapat dari pondok – pondok yang ada disana, ” jelasnya.

Dari barang bukti tersebut Penanggung jawab Operasi Tinombala menyimpulkan tidak ada suplai makanan dari Kota maupun desa untuk Kelompok MIT di atas pegunungan. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY