Setelah 5 Hari Melarikan Diri

0
135
Jumiatun saat digiring aparat keamanan yang menangkapnya di hutan desa Tambarana, Poso Pesisir Utara yang menemukannya dalam keadaan lemah karena kelaparan.(foto :istimewa)

POSO KOTA – Saat Santoso ditembak tim Alfa 29 Raiders Kostrad 5 hari lalu, tepatnya Senin 18 Juli 2016 sekira pukul 17.00 wita, Jumiatun Muslim alias Atun alias Delima yang saat itu bersama dengannya langsung melarikan diri kearah hutan. Pengejaran langsung dilakukan.
Butuh 5 hari hingga perempuan asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini akhirnya tertangkap dalam keadaan kelelahan. Disebutkan dia sudah tidak makan selama 6 hari hingga kondisi fisiknya sangat lemah.

Jumiatun merupakan 1 dari 3 perempuan yang bergabung dengan Santoso dan anak buahnya di hutan. Dalam beberapa foto yang dipublikasikan sebelumnya, ibu satu anak ini terlihat memegang senjata jenis M16.

Penanggung Jawab Kendali Operasi Tinombala, Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi, dalam keterangan persnya yang disampaikan bersama Wakil Penanggung Jawab Kendali Operasi, Brigjen TNI Ilyas Alamsyah, dan Kepala Operasi Tinombala, Kombes Leo Bona Lubis, di Mapolres Poso,menyatakan Satgas Tinombala telah berhasil menangkap satu orang DPO perempuan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY