Sisa DPO Diminta Menyerahkan Diri

0
98
Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto memperlihatkan foto para DPO kepada awak media.(foto :mansur)

POSO KOTA – Aparat keamanan menghimbau 19 orang sisa dari anggota kelompok Santoso yang masih melakukan perlawanan terhadap negara untuk menyerahkan diri pasca tewasnya pimpinan mereka itu. Bila menyerahkan diri mereka dijanjikan akan diperlakukan secara baik dan diproses hukum sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia.

Tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pada Senin, 18 Juli 2016 lalu tidak serta mengakhiri perburuan anggota kelompok itu dalam Operasi Tinombala 2016 yang melibatkan 3000 personel Gabungan TNI POlri yang digelar sejak 10 Januari 2016 silam.

Tewasnya Santoso dan Muchtar hanya mengurangi jumlah anggota kelompok itu yang kini tersisa 19 orang. Kepala Operasi Daerah Tinombala 2016 Kombes Leo Bona Lubis mengatakan pihaknya tetap meneruskan pengejaran terhadap sisa dari kelompok itu yang sejak awal telah memecah dalam 2 kelompok. Kelompok Pertama berjumlah 14 di pimpin oleh DPO Ali Kalora sedangkan kelompok kedua berjumlah 7 orang di pimpin oleh Santoso dan Basri.

Pengejaran di fokuskan di kawasan hutan pegunungan melibatkan 63 tim pasukan gabungan TNI Polri yang disiapkan untuk bertahan dan melakukan pengejaran tanpa henti dalam sebuah operasi besar selama 20 hari yang telah digelar sejak 9 Juli.

Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016 kembali menghimbau agar pasca tewasnya Santoso sisa dari kelompok itu dapat secara sukarela menyerahkan diri kepada aparat keamanan. Dikatakannya para anggota kelompok Santoso yang menyerahkan diri itu akan diperlakukan secara baik dan diproses hukum sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu untuk warga masyarakat di Poso dihimbau untuk membantu aparat keamanan dengan segera melapor bila menemukan orang orang yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.(YHL)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY